Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

PT Duraquipt Cemerlang Bidik Pasar Geothermal dan Perkuat Manufaktur Pompa Nasional di IIGCE 2026

Posted on 22 Agustus 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA — PT Duraquipt Cemerlang memperluas langkah bisnisnya ke sektor energi panas bumi dengan tampil untuk pertama kalinya dalam The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026. Keikutsertaan perusahaan pada ajang yang berlangsung 19–21 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, menjadi momentum untuk memperkenalkan kemampuan manufaktur pompa dalam negeri kepada industri geothermal.

IIGCE 2026 mengangkat tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security”. Forum ini mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, penyedia teknologi, investor, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan energi panas bumi Indonesia.

Bagi PT Duraquipt Cemerlang, kehadiran di IIGCE 2026 bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan DURA Pump sebagai produk manufaktur nasional yang memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan industri energi.

CEO PT Duraquipt Cemerlang, Steven Sutanto, mengatakan keikutsertaan perdana tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan pengguna dan memperkenalkan perusahaan kepada pelaku industri geothermal.

“Ini pertama kalinya kami hadir di event geothermal. Tujuannya tentu untuk menambah user di industri geothermal. Selama ini kami lebih banyak dikenal di industri gas, sehingga kami ingin memperkenalkan bahwa kami juga merupakan manufaktur pompa, termasuk API pump dan fire pump,” ujar Steven saat ditemui awak media pada hari pertama IIGCE 2026, Rabu (19/8).

Menurut Steven, perkembangan industri geothermal di Indonesia membuka peluang besar bagi manufaktur lokal. Karena itu, PT Duraquipt Cemerlang ingin mengambil bagian dalam rantai pasok proyek energi nasional dengan menyediakan produk pompa yang diproduksi di Indonesia.

“Kami berharap bisa ikut dalam proyek-proyek yang ada di dalam negeri dan menjadi salah satu pilihan utama untuk kebutuhan pompa geothermal,” katanya.

Baca Juga:  PAACLA Award 2026 Serukan "Kartu Merah untuk Pekerja Anak", Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi

Perusahaan saat ini didukung sekitar 460 karyawan. Dengan sumber daya manusia dan fasilitas yang dimiliki, PT Duraquipt Cemerlang terus meningkatkan kemampuan produksi, engineering, pengujian, serta layanan teknis agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang semakin beragam.

DURA Pump, sebagai merek yang dikembangkan PT Duraquipt Cemerlang, telah beroperasi di industri manufaktur pompa dan jasa perbaikan pompa sejak 2000. Salah satu kekuatan perusahaan adalah proses produksinya yang dilakukan di Indonesia, mulai dari tahap engineering, casting atau pengecoran, machining, assembling hingga testing.

Kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk memperkuat posisi industri pompa nasional di tengah meningkatnya kebutuhan peralatan pendukung proyek energi.

Produk DURA Pump dikembangkan dengan mengacu pada berbagai standar internasional, termasuk ANSI/ASME B73.1 dan API 610. Beragam produk pompa tersebut telah diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sektor minyak dan gas, petrokimia, pembangkit energi, industri proses, serta sektor strategis lainnya.

Dalam proses pengembangan produk, PT Duraquipt Cemerlang juga mengandalkan teknologi engineering dan simulasi untuk meningkatkan performa pompa. Dukungan fasilitas manufaktur dan pengujian di dalam negeri memungkinkan perusahaan melakukan pengembangan produk sekaligus menjaga kualitas sesuai kebutuhan pengguna.

Perluasan ke sektor geothermal juga berjalan beriringan dengan perhatian perusahaan terhadap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Steven menilai keberadaan regulasi yang memberikan ruang bagi produk nasional akan sangat menentukan kemampuan manufaktur Indonesia untuk berkembang di sektor panas bumi.

“Dengan semakin banyaknya proyek geothermal, kami berharap aturan pemerintah juga memberikan perhatian terhadap TKDN. Kalau industri dalam negeri diberikan kesempatan, produk lokal sebenarnya mampu berkompetisi dengan produk asing,” tutur Steven.

Ia menilai kebijakan yang selama ini diterapkan dalam industri minyak dan gas dapat menjadi salah satu referensi dalam membangun ekosistem pengadaan di sektor geothermal.

Baca Juga:  Pemkab Mimika Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Unggulan Lokal Dipromosikan di AOE 2026

“Kami berharap ada aturan yang memberikan kesempatan seperti yang sudah diterapkan melalui PTK 007 SKK Migas. Karena geothermal masih terus berkembang, ini menjadi momentum agar industri dalam negeri juga memperoleh kesempatan untuk tumbuh,” lanjutnya.

Menurut Steven, penguatan TKDN bukan hanya berkaitan dengan peningkatan penggunaan produk lokal, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya rantai industri yang lebih kuat di Indonesia. Semakin besar keterlibatan manufaktur nasional, semakin besar pula peluang terciptanya nilai tambah di dalam negeri.

PT Duraquipt Cemerlang sendiri telah mengembangkan berbagai produk dengan kandungan lokal yang signifikan. TKDN sejumlah produk unggulan DURA Pump disebut telah mencapai lebih dari 40 persen.

Capaian tersebut menjadi salah satu bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penggunaan komponen dan kemampuan produksi dalam negeri. Pada saat yang sama, perusahaan terus berupaya meningkatkan daya saing agar produk nasional dapat memenuhi tuntutan kualitas dan standar yang berlaku di industri global.

Selain membidik sektor geothermal, PT Duraquipt Cemerlang juga terus terlibat dalam berbagai proyek strategis di sektor energi. Perusahaan memiliki pengalaman dalam mendukung kebutuhan sejumlah proyek industri, termasuk proyek yang berkaitan dengan carbon capture serta berbagai kegiatan industri energi nasional.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi perusahaan untuk masuk lebih jauh ke pasar geothermal yang memiliki karakteristik kebutuhan peralatan dan standar teknis tersendiri.

Steven melihat perkembangan energi panas bumi sebagai peluang jangka panjang bagi industri manufaktur pompa. Dengan potensi geothermal Indonesia yang besar dan kebutuhan pengembangan pembangkit yang terus berjalan, kebutuhan terhadap peralatan pendukung seperti pompa juga berpotensi meningkat.

Karena itu, PT Duraquipt Cemerlang berharap dapat membangun hubungan yang lebih luas dengan kontraktor, perusahaan energi, engineering procurement construction (EPC), maupun pemilik proyek geothermal.

Baca Juga:  Bima Utama Group Hadirkan Produk Aftermarket dan Teknologi Portable Power Station di Mining Expo 2025

Selain aspek manufaktur, perusahaan juga memperkuat identitas merek DURA. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa merek DURA telah memperoleh perpanjangan perlindungan sebagai merek terdaftar dari Kementerian Hukum Republik Indonesia hingga 2035.

Perlindungan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga dan mengembangkan DURA sebagai merek nasional di bidang pompa industri dan energi.

Keikutsertaan PT Duraquipt Cemerlang dalam IIGCE 2026 sekaligus menunjukkan bahwa industri manufaktur Indonesia memiliki peluang untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan energi terbarukan. Kehadiran perusahaan di forum geothermal ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas pemahaman pelaku industri terhadap kemampuan produsen pompa nasional.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, fasilitas produksi di dalam negeri, sumber daya manusia yang terus dikembangkan, serta portofolio produk yang mengacu pada standar internasional, PT Duraquipt Cemerlang berupaya menjadikan DURA Pump sebagai salah satu pemain manufaktur pompa nasional yang semakin diperhitungkan.

Melalui momentum IIGCE 2026, perusahaan menegaskan komitmennya untuk memperluas kontribusi dalam proyek energi Indonesia, meningkatkan kapasitas manufaktur lokal, memperkuat TKDN, dan mendorong semakin besarnya peran produk nasional dalam pembangunan industri geothermal.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PT Duraquipt Cemerlang membangun posisi yang lebih kuat di pasar pompa industri, tidak hanya pada sektor minyak dan gas, tetapi juga geothermal dan berbagai industri energi yang berkembang di Indonesia.

Pos Terbaru

  • Griffin Filtration Hadirkan GFLS untuk Hadapi Tantangan Biodiesel B50 di Mining Indonesia 2026
  • Eddie Irawan Wiranto: Griffin Hadirkan Solusi Filtrasi B50 untuk Industri Mining Indonesia
  • RIMEX Indonesia Perkuat Solusi Wheel Mining di Mining Indonesia 2026, Andalkan Kualitas dan Layanan Balikpapan
  • Reksadana Pasar Uang di Makmur dengan Tiga Pilihan Imbal Hasil Sejak Awal Tahun di Atas 3%
  • POLA Summit ke-36 Dibuka Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan dan Prim Haryadi Bahas Reformasi Hukum Pidana Indonesia
  • Yusril Ihza Mahendra di POLA Summit ke-36: Reformasi Hukum Pidana Indonesia Harus Perkuat Keadilan dan Kepercayaan Publik
  • Prim Haryadi : Pembaruan Hukum Pidana Indonesia Harus Seimbangkan Kepastian Hukum, Keadilan dan Kemanusiaan
  • PERADI Jadi Tuan Rumah POLA Summit ke-36 di Jakarta, Otto Hasibuan Dorong Penguatan Kerja Sama Advokat Asia
  • Henry Yotania Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026, Dorong Bisnis Digital Berdampak bagi Masyarakat
  • Bonar P. Krisnanto Bukan Wantimpres RI, KOMPASINDO.CO.ID Luruskan Istilah “Wantimpres Presiden DPN”
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme