KOMPASINDO.CO.ID, – Industri aksesori otomotif Indonesia kembali kedatangan pemain premium dari Inggris. Dua merek pelindung velg ternama dunia, AlloyGator dan Rimblades, resmi melakukan debut pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Keikutsertaan pada GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi AlloyGator dan Rimblades untuk memperkenalkan teknologi perlindungan velg (wheel protection) kepada masyarakat Indonesia. Kedua produk tersebut dirancang tidak hanya menjaga velg tetap aman dari benturan dan goresan, tetapi juga meningkatkan tampilan kendaraan
agar terlihat lebih eksklusif dan sporty.
Direktur AlloyGator dan Rimblades Indonesia, Arnold, mengatakan Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial karena tingginya jumlah kendaraan serta kondisi jalan yang masih memiliki berbagai tantangan, mulai dari lubang jalan, trotoar, hingga area parkir yang berpotensi merusak velg kendaraan.
Hal tersebut disampaikan Arnold saat ditemui awak media di Booth Hall 11, ICE BSD City, pada Jumat (31/7/2026).
“Kami hadir pertama kali di GIIAS karena melihat kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap perlindungan velg semakin besar. Banyak pengguna mobil mengalami velg tergores akibat menyenggol trotoar, menghantam lubang jalan, atau saat parkir di basement yang pencahayaannya minim. Kerusakan seperti itu tentu mengurangi nilai estetika kendaraan,” ujar Arnold.
Menurutnya, velg merupakan salah satu komponen yang paling mudah mengalami kerusakan dalam penggunaan sehari-hari. Meski dapat diperbaiki, hasil restorasi velg sering kali tidak mampu mengembalikan kondisi seperti baru.
“Karena itulah kami menghadirkan AlloyGator dan Rimblades sebagai solusi perlindungan permanen agar velg tetap terjaga sejak awal,” katanya.
Arnold menjelaskan AlloyGator dikenal sebagai salah satu pelindung velg premium terbaik di dunia. Produk buatan Inggris tersebut telah digunakan di berbagai negara dan dipercaya oleh komunitas otomotif internasional karena kualitas material serta daya tahannya.
Berbeda dengan pelindung velg berbahan plastik atau karet biasa, AlloyGator menggunakan material komposit khusus yang memiliki karakter lentur sekaligus sangat kuat.
“Material komposit ini mampu menyerap energi benturan. Saat mobil menghantam trotoar atau lubang jalan, benturan akan diterima terlebih dahulu oleh pelindung sehingga velg tetap aman dari goresan maupun kerusakan,” jelasnya.
Selain AlloyGator, perusahaan juga membawa Rimblades yang menawarkan konsep perlindungan velg dengan sistem pemasangan yang lebih sederhana.
Jika AlloyGator dipasang dengan cara dijepit di antara ban dan velg sehingga menghasilkan perlindungan maksimal, Rimblades cukup ditempel pada bibir velg menggunakan perekat khusus berkekuatan tinggi. Proses pemasangannya relatif mudah sehingga dapat dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan.
“Keduanya sama-sama diproduksi di Inggris dan memiliki kualitas premium. Perbedaannya hanya pada sistem pemasangan dan segmen konsumennya. AlloyGator lebih premium, sedangkan Rimblades menawarkan solusi yang lebih ekonomis tanpa mengurangi fungsi perlindungan,” tutur Arnold.
Ia mengungkapkan, meskipun baru pertama kali tampil di GIIAS, AlloyGator sebenarnya telah hadir di Indonesia selama sekitar satu tahun. Selama periode tersebut, ribuan kendaraan telah menggunakan produk ini dan mendapatkan respons positif dari para pemilik mobil.
Menurut Arnold, kondisi jalan di Indonesia menjadi salah satu alasan utama meningkatnya kebutuhan akan pelindung velg.
“Banyak pengendara tidak mengetahui adanya lubang jalan saat musim hujan karena tertutup genangan air. Begitu juga ketika parkir atau melintas di jalan sempit yang memiliki trotoar tinggi. Situasi seperti ini sering menyebabkan velg lecet bahkan retak,” katanya.
Ia menambahkan penggunaan pelindung velg juga memberikan rasa tenang kepada pemilik kendaraan ketika mobil digunakan oleh anggota keluarga atau dipinjam orang lain.
“Pemilik mobil tidak perlu lagi khawatir velgnya rusak akibat benturan ringan karena sudah memiliki lapisan perlindungan tambahan,” ujarnya.
Dari sisi kompatibilitas, AlloyGator dapat dipasang pada velg berukuran ring 12 hingga ring 24. Sementara Rimblades juga tersedia untuk berbagai ukuran velg dengan beragam pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan karakter kendaraan.
Selain berfungsi sebagai pelindung, kehadiran berbagai pilihan warna juga memberikan sentuhan estetika yang membuat tampilan mobil terlihat lebih modern dan berkarakter.
“Produk ini bukan hanya melindungi, tetapi juga mempercantik tampilan kendaraan. Banyak pelanggan memilih warna yang senada dengan bodi mobil atau memberikan aksen kontras agar terlihat lebih sporty,” jelas Arnold.
Untuk menyambut peluncuran perdananya di GIIAS 2026, AlloyGator dan Rimblades menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung pameran, termasuk potongan harga hingga Rp200.000 untuk pembelian tertentu selama pameran berlangsung.
Arnold berharap kehadiran AlloyGator dan Rimblades dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan kendaraan tidak hanya difokuskan pada bodi, kaca, atau cat kendaraan, tetapi juga pada velg yang memiliki nilai estetika sekaligus harga yang tidak murah.
“Kami ingin menjadi bagian dari perkembangan industri otomotif Indonesia. Harapannya AlloyGator dan Rimblades bisa terus hadir di GIIAS setiap tahun dan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya melindungi velg kendaraan. Dengan perlindungan yang tepat, pemilik mobil tidak hanya menghemat biaya perbaikan, tetapi juga menjaga nilai dan penampilan kendaraannya tetap maksimal,” tutup Arnold.

