Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

PIMA Indonesia Dukung HUT ke-81 TNI AL, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Pesisir Muara Angke

Posted on 6 September 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA — Perkumpulan Insan Maritim Andalan (PIMA) Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kolaborasi dalam kegiatan kemasyarakatan “Aku Cinta Laut” yang digelar TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI AL di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (6/9/2026).

Ketua Umum DPP PIMA Indonesia Harnoto Darsono hadir didampingi Sekretaris Jenderal PIMA Indonesia Agus Arifin. Kehadiran PIMA menjadi bagian dari kolaborasi bersama TNI AL dan berbagai unsur terkait untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

Salah satu kontribusi PIMA Indonesia dalam kegiatan tersebut adalah pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok. Program ini diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan alternatif kegiatan produktif bagi masyarakat, khususnya nelayan yang aktivitas melautnya sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Sekjen PIMA Indonesia Agus Arifin mengatakan, program bioflok di Muara Angke merupakan bagian dari upaya PIMA untuk tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat agar dapat mengembangkan sumber pangan secara mandiri.

“Bioflok ini salah satu solusi untuk ketahanan pangan. Nelayan tidak selalu bisa melaut karena faktor cuaca. Ketika tidak bisa melaut, budidaya ikan melalui bioflok bisa menjadi salah satu alternatif,” ujar Agus.

Menurutnya, PIMA sebelumnya telah mengembangkan lima kolam bioflok di kawasan tersebut. Dalam pengembangan berikutnya, jumlahnya bertambah menjadi delapan kolam dengan kapasitas yang lebih besar.

Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan berkontribusi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat Muara Angke.

“Program ini juga untuk pembelajaran masyarakat. Harapannya mereka bisa terbiasa dan mampu mengembangkan bioflok secara mandiri,” katanya.

Baca Juga:  FBNAHSI Resmi Deklarasi di Bogor, Jefry Zon S Siap Perkuat Bela Negara, Edukasi Hukum, dan Aksi Sosial

Sementara itu, Ketua Umum DPP PIMA Indonesia Harnoto Darsono mengatakan, keterlibatan PIMA dalam kegiatan yang digelar TNI AL tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat pesisir.

“Harapannya semoga kegiatan ini bisa memberikan inspirasi bagi organisasi maritim lainnya dan menjadi contoh yang baik untuk seluruh Indonesia. Yang terpenting, apa yang dilakukan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat pesisir,” ujar Harnoto.

Harnoto menambahkan, kegiatan “Aku Cinta Laut” juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara TNI AL, pemerintah, organisasi maritim dan berbagai unsur masyarakat.

Selain program ketahanan pangan melalui bioflok, kegiatan tersebut turut menghadirkan pelayanan sosial bagi masyarakat, antara lain pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, operasi ringan serta pembagian bantuan kebutuhan pokok.

Bagi PIMA Indonesia, keterlibatan dalam kegiatan TNI AL ini sejalan dengan komitmen organisasi untuk memperkuat ekosistem kemaritiman sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui kolaborasi dan program yang berkelanjutan, PIMA Indonesia berharap masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu mengembangkan potensi yang dimiliki untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

Kegiatan “Aku Cinta Laut” dalam rangka HUT ke-81 TNI AL tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh unsur kemaritiman dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir Indonesia.

Pos Terbaru

  • Reksadana Pasar Uang di Makmur dengan Tiga Pilihan Imbal Hasil Sejak Awal Tahun di Atas 3%
  • POLA Summit ke-36 Dibuka Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan dan Prim Haryadi Bahas Reformasi Hukum Pidana Indonesia
  • Yusril Ihza Mahendra di POLA Summit ke-36: Reformasi Hukum Pidana Indonesia Harus Perkuat Keadilan dan Kepercayaan Publik
  • Prim Haryadi : Pembaruan Hukum Pidana Indonesia Harus Seimbangkan Kepastian Hukum, Keadilan dan Kemanusiaan
  • PERADI Jadi Tuan Rumah POLA Summit ke-36 di Jakarta, Otto Hasibuan Dorong Penguatan Kerja Sama Advokat Asia
  • Henry Yotania Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026, Dorong Bisnis Digital Berdampak bagi Masyarakat
  • Bonar P. Krisnanto Bukan Wantimpres RI, KOMPASINDO.CO.ID Luruskan Istilah “Wantimpres Presiden DPN”
  • PIMA Indonesia Dukung HUT ke-81 TNI AL, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Pesisir Muara Angke
  • Bobby Lianto Tegaskan PSMTI Harus Semakin Kuat dan Berdampak bagi Indonesia
  • Dwi Windyarto Bangga, Vitri Ayu Sartikaningrum Genap 47 Tahun dan Dipercaya Pimpin PT Graha Baruna Utama
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme