Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Fakfak Juara Umum MTQ Papua Barat 2026: Bangkit Setelah 18 Tahun, Kafilah Tanah Mbaham Rebut Kembali Piala Bergilir

Posted on 5 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, KAIMANA – Kabupaten Fakfak kembali mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan pembinaan Tilawatil Qur’an di Provinsi Papua Barat. Setelah penantian panjang selama 18 tahun, Kafilah Kabupaten Fakfak sukses merebut kembali gelar Juara Umum I pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Kaimana.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi masyarakat Fakfak. Bukan hanya karena berhasil mengakhiri dominasi Kabupaten Kaimana sebagai juara bertahan, tetapi juga menandai kebangkitan kembali prestasi Kabupaten Fakfak yang terakhir kali meraih gelar juara umum pada tahun 2008.

Prestasi itu menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, pembina, official, serta dukungan penuh masyarakat akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Pada pelaksanaan MTQ Provinsi Papua Barat tahun 2024, Fakfak harus mengakui keunggulan tuan rumah Kabupaten Kaimana dan finis di posisi kedua. Namun hasil tersebut tidak membuat semangat pembinaan surut. Sebaliknya, kekalahan itu dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk memperkuat persiapan menghadapi MTQ berikutnya.

Dua tahun kemudian, perjuangan tersebut berbuah manis. Kafilah asal Tanah Mbaham tampil sangat impresif hampir di seluruh cabang perlombaan hingga berhasil mengumpulkan poin tertinggi dan keluar sebagai Juara Umum I MTQ ke-XI Provinsi Papua Barat Tahun 2026.

Keberhasilan ini sekaligus mengembalikan piala bergilir ke Kabupaten Fakfak setelah sempat berada di tangan Kabupaten Kaimana.

Mengusung semangat “Potensi Lokal Tewer Pala Malakat”, para peserta Fakfak menunjukkan kemampuan terbaik mereka sejak babak penyisihan hingga final. Penampilan yang konsisten di berbagai cabang lomba menjadi kunci keberhasilan dalam mengumpulkan medali dan poin.

Baca Juga:  Konsolidasi Nasional dan Kongres VI Koalisi Perempuan Indonesia Bahas Kepemimpinan Transformatif dan Keadilan Ekologis

Pada Cabang Hifzhil Qur’an, Kafilah Fakfak meraih Juara I Hifzhil 5 Juz Putri dan Juara I Hifzhil 10 Juz Putri. Selain itu, berhasil pula memperoleh Juara II Hifzhil 1 Juz Putri serta Juara III Hifzhil 5 Juz Putra dan Juara III Hifzhil 10 Juz Putra.

Di Cabang Fahmil Qur’an, prestasi membanggakan kembali ditorehkan melalui raihan Juara I Putri dan Juara II Putra.

Sementara pada Cabang Tilawah, peserta Fakfak tampil mendominasi dengan meraih Juara I Tilawah Remaja Putra, Juara I Tilawah Remaja Putri, Juara I Tilawah Anak Putri, serta Juara II Tilawah Dewasa Putra. Selain itu, sejumlah peserta juga berhasil membawa pulang Juara III pada beberapa kategori lainnya.

Prestasi juga diraih pada Cabang Tartil melalui Juara III Putra dan Juara III Putri.

Di Cabang Murottal Mujawwad, Kafilah Fakfak berhasil meraih Juara II Putra dan Juara III Putri.

Kemudian pada Cabang Syarhil Qur’an, Fakfak memperoleh Juara II Putra dan Juara II Putri.

Sementara pada Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), peserta Fakfak sukses meraih Juara II Putra.

Dari seluruh cabang yang diperlombakan, Kabupaten Fakfak berhasil mengoleksi enam medali emas, tujuh medali perak, dan tujuh medali perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Fakfak menjadi Juara Umum I MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan Tilawatil Qur’an di Kabupaten Fakfak berjalan semakin baik dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki kualitas serta daya saing tinggi di tingkat provinsi.

Ketua LPTQ Kabupaten Fakfak, Ahmad Uswanas, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih seluruh anggota kafilah. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan karunia Allah SWT yang diperoleh melalui proses panjang, kerja keras, kebersamaan, dan doa seluruh masyarakat.

Baca Juga:  PT Wijaya Mega Putera Hadirkan Teknologi Mesin Kayu Terbaru SBA Machinery di IFMAC & WOODMAC 2025

Ia menyampaikan bahwa prestasi tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan Pemerintah Kabupaten Fakfak, para pelatih, pembina, official, orang tua peserta, serta masyarakat yang terus memberikan doa dan motivasi.

Menurut Ahmad Uswanas, keberhasilan ini bukan sekadar keberhasilan dalam sebuah perlombaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Fakfak.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an, memperbanyak hafalan, memperbaiki bacaan, memahami isi kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Apresiasi juga disampaikan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, official, dan seluruh tim yang telah bekerja keras membawa nama Kabupaten Fakfak kembali menjadi juara umum.

Menurut Bupati, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari semangat pantang menyerah yang diperlihatkan seluruh anggota kafilah selama mengikuti perlombaan.

“Tahun 2024 kita berada di posisi kedua. Alhamdulillah, pada MTQ tahun 2026 kita berhasil merebut kembali gelar Juara Umum. Ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Fakfak,” ujar Samaun Dahlan.

Bupati menegaskan bahwa prestasi tersebut harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

Ia mengingatkan agar seluruh peserta tidak cepat merasa puas karena tantangan berikutnya adalah membawa nama Papua Barat di ajang MTQ Tingkat Nasional.

“Kita wajib mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi ini. Jangan berhenti belajar. Teruslah berlatih bersama para pembina dan senior agar putra-putri terbaik Fakfak mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.

Samaun Dahlan juga berharap Kabupaten Fakfak dapat terus menjadi lumbung lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberhasilan pada MTQ Papua Barat Tahun 2026 juga memiliki makna historis bagi Kabupaten Fakfak. Setelah sempat mengalami penurunan prestasi selama hampir dua dekade sejak masa kejayaan pada era Bupati Wahidin Puarada, kini Fakfak berhasil kembali berdiri di puncak prestasi.

Baca Juga:  Oesman Sapta Resmikan Sekber GKSR, 8 Partai Non Parlemen Kawal 17 Juta Suara Rakyat

Kebangkitan tersebut dinilai sebagai hasil dari pembinaan yang semakin terarah pada masa kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbtekendik, yang memberikan perhatian besar terhadap pengembangan Tilawatil Qur’an dan pembinaan generasi muda.

Keberhasilan ini juga memperkuat optimisme bahwa Kabupaten Fakfak memiliki potensi besar untuk terus melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Papua Barat di tingkat nasional bahkan internasional.

Lebih dari sekadar meraih trofi dan medali, kemenangan Fakfak pada MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat menjadi simbol keberhasilan sebuah proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, disiplin, pembinaan berkelanjutan, doa, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Dari Kabupaten Kaimana, Kafilah Kabupaten Fakfak akhirnya membawa pulang lebih dari sekadar gelar Juara Umum. Mereka membawa kembali kebanggaan masyarakat Tanah Mbaham, menghidupkan semangat generasi Qur’ani, sekaligus membuka harapan baru agar Papua Barat mampu tampil lebih berprestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional di masa mendatang.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme