Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari

Posted on 24 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Krista Exhibitions kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri audio visual, lighting, dan musik nasional melalui penyelenggaraan Pro AVL Indonesia 2026. Pameran internasional yang menjadi wadah bertemunya pelaku industri Audio, Visual, Lighting, dan Music (AVL) ini akan berlangsung pada 28–31 Juli 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten. Target yang dipasang penyelenggara cukup ambisius, yakni sekitar 2.000 pengunjung setiap hari selama empat hari pelaksanaan pameran.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Krista Business Center Group, Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Acara dibuka oleh Chief Marketing Officer (CMO) Krista Exhibitions, Christina Sudjie, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media dan mitra industri yang selama ini mendukung penyelenggaraan berbagai pameran Krista Exhibitions.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Pro AVL Indonesia 2026 merupakan pameran yang dirancang untuk mempertemukan produsen, distributor, importir, system integrator, penyedia teknologi, pelaku industri kreatif, hingga pengguna profesional dalam satu platform bisnis dan edukasi.

“Tahun ini kami menargetkan sekitar 2.000 pengunjung setiap hari. Pameran juga berlangsung selama empat hari, berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, sehingga memberikan waktu lebih luas bagi pelaku industri maupun pengunjung untuk membangun jejaring bisnis,” ujar Daud.

Menurut Daud, Pro AVL Indonesia 2026 akan diikuti puluhan perusahaan yang mewakili sekitar 60 merek internasional maupun nasional. Berbagai produk dan teknologi terbaru akan ditampilkan, mulai dari sistem audio profesional, lighting, LED display, multimedia, peralatan broadcasting, alat musik, hingga berbagai solusi teknologi pendukung industri kreatif.

Ia menambahkan, pameran tahun ini menggunakan gedung baru di NICE PIK 2 yang memiliki fasilitas lebih memadai, termasuk lantai berkarpet yang dinilai sangat mendukung penyelenggaraan pameran audio visual karena mampu meredam pantulan suara selama demonstrasi produk berlangsung. Selain itu, produk-produk industri kecil dan menengah binaan Kementerian Perindustrian juga akan ikut dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap produk dalam negeri.

Baca Juga:  Sabang Fokus Kembangkan Pariwisata dan Cokelat Ekspor ke Eropa, Wali Kota Zulkifli Minta Dukungan Pemerintah Pusat

Ketua Umum Asosiasi Penggiat Peralatan Audio Video & Music Indonesia (APAVMI), Hendry Kaihatu, mengatakan industri audio, video, dan musik merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Ia menjelaskan bahwa kontribusi industri musik terhadap perekonomian nasional sebenarnya jauh lebih besar apabila seluruh rantai ekosistemnya dihitung, mulai dari importir, produsen lokal, distributor, penyedia peralatan, perusahaan rental, penyelenggara pertunjukan, pendidikan musik, hingga para musisi dan pencipta lagu.

Menurut Hendry, industri ini telah menciptakan ratusan ribu lapangan pekerjaan dan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi audio visual untuk konser, rumah ibadah, pendidikan, penyiaran, hingga industri hiburan. Karena itu, ia berharap pemerintah semakin memberikan perhatian terhadap pengembangan industri peralatan audio visual dan musik sebagai salah satu sektor strategis ekonomi kreatif Indonesia.

Sementara itu, Head of Judge Drum Competition, Harry Murti, mengatakan kompetisi drum yang menjadi bagian dari Pro AVL Indonesia 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan bagi generasi muda.

Menurutnya, kompetisi tersebut dirancang untuk memberikan inspirasi sekaligus motivasi kepada para drummer muda agar mampu meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sehingga dapat menjadi bagian dari industri musik nasional di masa depan.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menunjukkan bakat sekaligus belajar langsung dari para praktisi industri,” ujarnya.

Head of Judge Sing Out Loud Competition, David Klein, juga menyampaikan bahwa kompetisi vokal yang digelar bersamaan dengan pameran diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya penyanyi-penyanyi muda berbakat. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menguji kemampuan bernyanyi, tetapi juga membangun mental dan karakter peserta agar siap bersaing di industri musik profesional.

Baca Juga:  “Krista Exhibitions Pamerkan 4 Event Raksasa 2025, Target Transaksi Rp 6 Triliun di JIExpo Jakarta”

Dalam kesempatan yang sama, Asesor Manajemen Mutu Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Yosi Trianggono, menjelaskan bahwa selama pameran akan diselenggarakan seminar mengenai penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk audio video sesuai regulasi pemerintah.

Ia mengatakan penerapan standar tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas produk nasional, melindungi konsumen, sekaligus memperkuat daya saing industri audio video Indonesia di pasar global.

Selain menghadirkan area pameran, Pro AVL Indonesia 2026 juga akan diisi dengan seminar, workshop, demonstrasi teknologi, peluncuran produk terbaru, business matching, serta berbagai kompetisi yang melibatkan komunitas musik dan audio visual dari berbagai daerah di Indonesia.

Untuk memberikan kemudahan akses bagi pengunjung, Krista Exhibitions menyediakan layanan shuttle bus gratis dari beberapa titik di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi menuju lokasi pameran di NICE PIK 2 selama penyelenggaraan berlangsung.

Melalui Pro AVL Indonesia 2026, Krista Exhibitions berharap pameran ini dapat menjadi pusat kolaborasi bagi seluruh pelaku industri audio, visual, lighting, dan musik, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar dan pusat pertumbuhan industri kreatif terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Pos Terbaru

  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
  • myBCA JSD Blok M Festival 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Lebih dari 11 Zona Kreatif dan Pengalaman Urban Terbesar di Jakarta
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme