KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 30 Juni 2026 – PT Pool Advista Finance Tbk (kode saham: POLA) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja bisnis, menjaga kualitas pembiayaan, serta meningkatkan tata kelola perusahaan dalam Public Expose 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Dalam pemaparannya, manajemen menjelaskan bahwa Perseroan terus melakukan transformasi bisnis dengan fokus pada pembiayaan yang berkualitas, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan efisiensi operasional. Langkah tersebut mulai membuahkan hasil yang tercermin dari membaiknya kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025.
PT Pool Advista Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang berdiri pada 21 Mei 2001 dan berkantor pusat di Jalan Letjen Soepeno Blok CC6 Nomor 9-10, Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan. Perseroan menjalankan berbagai lini usaha pembiayaan, meliputi pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, serta pembiayaan syariah.
Wilayah operasional perusahaan mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Sulawesi Selatan.
Dalam struktur kepemilikan saham, PT Pool Advista Indonesia Tbk menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 76,34 persen. PT Asabri (Persero) memiliki 7,67 persen saham, sementara masyarakat menguasai sekitar 15,99 persen.
Perseroan juga memperkenalkan susunan pengurus yang saat ini memimpin perusahaan. Dewan Komisaris terdiri atas Nathan Junino Jahja sebagai Komisaris Utama dan Deassy Roosiana T.H. sebagai Komisaris Independen. Direksi dipimpin oleh Ferianto Ferry Junarso sebagai Direktur Utama dengan Nuryatun sebagai Direktur.
Sementara itu, Dewan Pengawas Syariah terdiri atas Izzuddin Edi Siswanto sebagai Ketua dan Firmansyah sebagai Anggota.
Sepanjang 2025, Pool Advista Finance berhasil membalikkan kondisi keuangan dari rugi menjadi laba. Pendapatan meningkat menjadi Rp25,01 miliar dibandingkan Rp17,57 miliar pada 2024. Di sisi lain, beban usaha turun signifikan menjadi Rp21,30 miliar dari Rp44,66 miliar pada tahun sebelumnya.
Perbaikan tersebut mendorong Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp3,71 miliar pada 2025, setelah sebelumnya mencatat rugi Rp27,09 miliar pada 2024 dan rugi Rp15 miliar pada 2023.
Dari sisi neraca, total aset mencapai Rp228,88 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp225,03 miliar. Ekuitas juga naik menjadi Rp221,70 miliar dari Rp218,01 miliar, sementara liabilitas tetap terjaga di kisaran Rp7,19 miliar.
Perbaikan juga terlihat dari kualitas pembiayaan. Rasio Non Performing Financing (NPF) net turun drastis dari 18,86 persen pada 2024 menjadi hanya 0,81 persen pada 2025. Rasio BOPO juga mengalami penurunan signifikan, sementara Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 1,78 persen dan Return on Equity (ROE) naik menjadi 1,76 persen.
Manajemen menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari langkah intensif dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah, peningkatan kualitas analisis kredit, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap portofolio pembiayaan.
Ke depan, Perseroan menetapkan sejumlah prioritas strategis, yaitu memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mempercepat penyelesaian pembiayaan bermasalah, memperkuat kualitas tenaga pemasaran dan analis kredit, memperoleh pembiayaan baru yang berkualitas, menjaga kualitas portofolio pembiayaan, meningkatkan monitoring aktif dan pasif terhadap pembiayaan, serta mencapai predikat tingkat kesehatan perusahaan dengan kategori “Sehat”.
Di sisi lain, Perseroan juga mengungkapkan adanya informasi material mengenai status gedung kantor perusahaan. Saat ini PT Pool Advista Finance masih menjalani proses hukum di Mahkamah Agung untuk mempertahankan hak kepemilikan atas gedung kantor sebagai pihak ketiga yang beritikad baik. Sengketa tersebut berkaitan dengan perkara pidana pihak lain yang menyebabkan gedung tersebut dirampas oleh Kejaksaan Agung RI.
Manajemen menegaskan bahwa proses hukum tersebut terus dipantau secara serius dan Perseroan tetap menjalankan kegiatan operasional secara normal sambil menunggu putusan berkekuatan hukum tetap.
Dengan fundamental keuangan yang semakin membaik, kualitas pembiayaan yang meningkat, serta strategi bisnis yang lebih selektif, PT Pool Advista Finance optimistis mampu menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

