Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

TORISHIMA Perkuat Energi Panas Bumi Indonesia dengan Solusi Pompa dan Turbin Andal di IIGCE 2025

Posted on 18 September 2025

KOMPASINDO,CO.ID, JAKARTA, 17 September 2025 – Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) ke-11 tahun 2025, ajang panas bumi terbesar di dunia, resmi digelar pada 17–19 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Diselenggarakan oleh Asosiasi Panas Bumi Indonesia (INAGA) dan beriringan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan INAGA ke-25, perhelatan ini mengangkat tema “Mendorong Kolaborasi untuk Ekonomi Hijau di Indonesia: Peran Energi Panas Bumi dalam Pertumbuhan Berkelanjutan.”

IIGCE 2025 menghadirkan pemimpin global, pembuat kebijakan, pakar industri, dan inovator yang bersama-sama membahas masa depan energi panas bumi. Dengan potensi geothermal terbesar kedua di dunia, Indonesia menjadi pusat perhatian internasional. Salah satu perusahaan yang konsisten mendukung sektor ini adalah PT Torishima Guna Engineering melalui brand TORISHIMA.

R Setia Nugraha, Deputi Director PT Torishima Guna Engineering, menegaskan bahwa kehadiran TORISHIMA di IIGCE bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari misi jangka panjang mendukung transisi energi nasional. “Kami mengikuti IIGCE selalu melihat pertumbuhan serta antusiasme baru dalam industri panas bumi. Ajang ini bukan hanya untuk memamerkan produk, tetapi forum yang mempertemukan teknologi dengan visi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Pompa-pompa TORISHIMA telah menjadi bagian penting dalam berbagai proyek geothermal nasional. “Pompa industri kami digunakan untuk memastikan sistem bekerja stabil, efisien, dan aman. Inilah alasan kami terus memperkenalkan inovasi terbaru di IIGCE 2025, agar solusi kami selalu relevan dengan kebutuhan proyek-proyek panas bumi modern,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting karena bertambahnya Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) baru di Indonesia. “Ini peluang besar bagi semua pihak di sektor panas bumi, termasuk kami sebagai penyedia solusi pompa dan pemeliharaan turbin. Permintaan akan pompa yang andal pasti meningkat seiring berkembangnya proyek-proyek baru,” jelasnya.

Baca Juga:  Satu Tahun Tanpa Tersangka: Kasus Dugaan Penipuan Rp3,56 Miliar oleh Kreator YouTube “Horology Story” Kini Ditangani Dirkrimsus Polda Metro Jaya

R Setia Nugraha menambahkan bahwa pemanfaatan panas bumi bukan hanya soal energi, tetapi juga bagian dari visi nasional menuju green energy. “Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Dengan teknologi tepat, kita bisa menghasilkan listrik ramah lingkungan dan berkelanjutan, mengurangi polusi, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta mendukung target energi hijau nasional,” ujarnya.

Selain fokus pada teknologi, ia menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra bisnis. “Pameran seperti IIGCE bukan sekadar transaksi jangka pendek, tetapi membangun kepercayaan dan kolaborasi berkelanjutan. Kami dikenal di banyak proyek geothermal, bahkan secara global. Namun yang paling penting adalah tetap dekat dengan mitra di Indonesia, karena inilah rumah bagi potensi geothermal terbesar,” katanya.

Sejak bergabung dalam industri ini pada 2008, TORISHIMA terus memperluas portofolio produk dan berkomitmen menghadirkan teknologi sesuai kebutuhan zaman. R Setia Nugraha percaya keberhasilan perusahaan terletak pada kemampuan memahami kebutuhan pelanggan sekaligus membaca arah kebijakan energi nasional. “Kami ingin memastikan setiap solusi pompa dan turbin yang kami hadirkan menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju masa depan energi bersih,” tutupnya.

Kehadiran TORISHIMA di IIGCE 2025 menegaskan langkah nyata perusahaan dalam membangun masa depan energi hijau. Dengan pengalaman panjang, teknologi teruji, dan komitmen kuat manajemen, TORISHIMA optimistis terus menjadi mitra strategis dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme