KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menyampaikan pentingnya kebijakan ekonomi daerah yang berbasis data dan berorientasi pada potensi unggulan lokal. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10) sore.
Menurut Zulkifli, pengambilan keputusan ekonomi harus berpijak pada data yang valid agar arah pembangunan lebih terukur dan efektif.
“Seluruh persoalan ekonomi bergantung pada data. Kalau datanya kuat, maka arah kebijakan kita juga akan maju dan tepat,” ujarnya kepada awak media.
Ia menambahkan, Sabang kini fokus mengembangkan sektor pariwisata dan komoditas cokelat sebagai program unggulan daerah.
“Program unggulan kita yang pertama tetap pariwisata, dan yang kedua pengembangan daerah penghasil cokelat. Sabang saat ini sudah menjadi salah satu wilayah prioritas untuk ekspor ke Eropa. Permintaan dari sana sangat besar,” jelasnya.
Selain memperkuat potensi lokal, Zulkifli juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat agar pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan.
“Harapan utama kami tentu dukungan dari pusat harus terus berjalan. Jangan sampai ada pemotongan anggaran transfer, karena itu bisa berdampak langsung pada pembangunan daerah,” tegas Wali Kota Sabang.
Dengan dukungan data yang kuat, potensi unggulan yang terarah, serta sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, Zulkifli optimistis ekonomi Sabang dapat tumbuh lebih cepat dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

