Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

PHI Group Tancap Gas di 2026: Akselerasi Bisnis Hotel, Resort, dan Kawasan Wisata Premium, Investor Asing Mulai Masuk

Posted on 5 Januari 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Memasuki awal tahun 2026, Pelangi Hotel Internasional Group (PHI Group) menegaskan arah baru bisnisnya seiring membaiknya kondisi perekonomian nasional dan regional.

Momentum pemulihan ekonomi dimaknai manajemen sebagai waktu yang tepat untuk melakukan konsolidasi, penajaman fokus, sekaligus memulai fase akselerasi pengembangan usaha di sektor perhotelan, resort, villa, dan kawasan wisata.

Pada tahun ini, PHI Group bersiap menjalankan sejumlah proyek besar yang sebelumnya telah dirancang secara matang. Proyek-proyek tersebut akan menjadi penggerak utama pertumbuhan korporasi, terutama pada pengembangan aset milik sendiri di lokasi-lokasi strategis dan bernilai premium.

Presiden Direktur dan CEO PHI Group, Donny Pur, saat ditemui di Jakarta, 5 Januari 2026, menegaskan bahwa 2026 menjadi titik balik penting bagi perusahaan.

“Tahun 2026 adalah titik awal dan starting kencang PHI Group. Banyak proyek yang tertunda di 2025 akan direalisasikan di tahun ini dan juga banyak proyek besar mulai dalam tahap persiapan beroperasi di 2026,” ujar Donny Pur.

Dalam upaya memperkuat fokus korporasi, PHI Group juga mengambil langkah strategis dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek berskala kecil.

Ke depan, proyek dengan skala terbatas akan dikerjasamakan atau dialihkan kepada mitra strategis, agar konsentrasi manajemen dan sumber daya perusahaan lebih terarah pada proyek-proyek inti yang memiliki nilai tambah tinggi dan berkelanjutan.

Sepanjang 2025, dari belasan proyek yang dijalankan, sekitar 30 persen tercatat berada dalam kondisi kurang menguntungkan.

Menyikapi hal tersebut, PHI Group telah dan akan terus melakukan aksi korporasi secara masif dan terukur, baik melalui penutupan proyek maupun pengoperan pengelolaan, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keuangan dan kinerja jangka panjang perusahaan.

Fokus utama PHI Group di 2026 mencakup pembangunan hotel milik sendiri, pengembangan beach club dan resort di kawasan premium Ancol, peluncuran Presiden Lounge, pengembangan resort di pulau eksklusif, serta pembangunan wahana wisata berskala besar di Bali Utara.

Baca Juga:  Abraham Rudy Serukan Pengamalan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Di samping itu, PHI Group juga menyiapkan sejumlah proyek baru yang mulai dirintis dan siap memasuki tahap eksekusi tahun ini.
Penguatan struktur organisasi turut menjadi perhatian serius. Donny Pur mengungkapkan bahwa korporasi mendapatkan tambahan tenaga strategis di jajaran manajemen dan pengawas.

“Korporasi juga banyak mendapatkan tambahan tenaga, di antaranya masuknya Komisaris Ade Swargo yang merupakan mantan CEO Humpuss Group dan juga pernah memimpin beberapa perusahaan multinasional asing. Selain itu, bergabung pula Made Hariyantha, sosok pebisnis top asal Bali yang memiliki pengalaman dibernagai perusahan top internasional serta jaringan bisnis internasional,” ungkap Donny.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat PHI Group juga akan diperkuat oleh sejumlah pakar handal di bidangnya masing-masing untuk melengkapi dan memperkokoh jajaran direksi serta komisaris perusahaan.

Dari sisi pendanaan, selain mengandalkan kas internal, PHI Group juga membuka ruang kerja sama dengan investor domestik maupun internasional.

Donny Pur mengungkapkan bahwa rencana masuknya investor asing pada 2026 kini semakin mendekati tahap realisasi, seiring telah diterimanya promissory note terkait pendanaan dengan nilai yang signifikan.

“Langkah ini menjadi sinyal kuat atas meningkatnya kepercayaan investor global terhadap fundamental bisnis dan prospek jangka panjang PHI Group,” imbuhnya.

Sejalan dengan ekspansi tersebut, unit-unit usaha PHI Group akan mulai dibagi berdasarkan bidang bisnis agar dapat saling bersinergi, bergerak lebih lincah, serta memiliki fokus pengelolaan yang lebih jelas.

Sebagai bagian dari strategi diferensiasi pasar, PHI Group juga akan meluncurkan beberapa brand baru yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan dan karakter segmen pasar yang semakin dinamis.

Menutup refleksinya, Donny Pur, Sosok Pengusaha yang juga merupakan alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, serta penggemar sportcar dan supercar menegaskan, bahwa PHI Group memasuki 2026 dengan optimisme yang realistis, berlandaskan evaluasi objektif, tata kelola yang diperkuat, serta strategi pertumbuhan yang lebih terarah dan berkelanjutan. (Hsn)

Baca Juga:  Kepengurusan KOWANI Hasil Musyawarah Kerja Sah Secara Hukum, Atiek Sardjana Minta Legalitas KLB 3 Juni 2026 Dibuktikan Sesuai AD/ART

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme