KOMPASINDO.CO.ID, ICE BSD City, Tangerang — Benson Kawengian, Owner dan CEO PT Datra Internusa, tampil memimpin langsung kehadiran brand kebanggaan nasional Datra Sports dalam pameran Indonesia Sport Facility Expo (ISFEX) 2025 yang berlangsung pada 6–9 November 2025 di Hall 9 ICE BSD City, Tangerang, Minggu (9/11). Dalam wawancara bersama awak media, Benson membagikan pandangannya tentang kiprah panjang Datra di dunia konstruksi sarana prasarana olahraga nasional serta visinya membangun ekosistem olahraga Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global.
Benson menjelaskan bahwa PT Datra Internusa berdiri sejak tahun 1981 dan kini dikenal sebagai salah satu perusahaan konstruksi terkemuka yang berfokus pada fasilitas olahraga dan ruang publik. “Kami telah banyak mendukung proyek mulai dari tingkat komunitas hingga proyek nasional strategis. Salah satunya, kami terlibat dalam renovasi Gelora Bung Karno dan juga menjadi salah satu subkontraktor di Jakarta International Stadium,” ujarnya.
Menurut Benson, tren positif pasca-pandemi menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berolahraga, dan momentum itu mendorong Datra terus berinovasi menghadirkan produk olahraga melalui Datra Sports, sebuah brand lokal yang dikembangkan agar Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang berdaya di negeri sendiri. “Kami ingin agar produk olahraga Indonesia bisa bersaing secara internasional. Karena itu, kami tengah mengembangkan kapabilitas serta proses sertifikasi bertaraf global,” tambahnya.
Ia juga menyoroti perubahan iklim industri olahraga nasional yang kini semakin profesional dan kolaboratif. “Dulu industri ini hanya dikuasai pemain luar. Sekarang kita lihat banyak pemain dalam negeri yang mulai masuk dan berkembang. Ini bukti bahwa Indonesia sudah siap berkompetisi secara sehat dan profesional,” ungkapnya.
Sebagai pelaku industri yang telah berkiprah lebih dari empat dekade, Benson mengapresiasi peran pemerintah dan penyelenggara pameran dalam mendorong pertumbuhan sektor olahraga nasional. “Saya bangga melihat dukungan pemerintah terhadap industri olahraga. Ini menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga alat pemersatu bangsa,” tuturnya.
Benson menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap Datra lahir dari konsistensi dan integritas perusahaan. “Kami dikenal karena tepat waktu, tepat mutu, dan tepat janji. Nilai-nilai inilah yang menjadi landasan kami dalam bekerja, baik di proyek pemerintah maupun swasta,” ujarnya.
Dengan tagline filosofis Jawara (Juang Akhlak Wadah Akrab Rancang Asa) dan semangat The Work Behind Our People’s Roar, Datra Internusa menegaskan bahwa mereka tidak mencari sorotan, namun bangga setiap kali masyarakat menikmati hasil karya mereka. Sejak 1981, perusahaan ini telah membangun reputasi lewat keahlian di bidang building protection dan waterproofing, dengan proyek-proyek awal seperti Monumen Nasional dan Gedung DPR/MPR yang menanamkan nilai tangguh dan tanggung jawab terhadap warisan bangsa.
Datra telah terlibat dalam ribuan proyek besar di seluruh Indonesia — dari lapangan sekolah hingga landmark nasional. Beberapa di antaranya adalah renovasi besar Gelora Bung Karno, berbagai venue Asian Games 2018, serta dukungan teknis untuk ajang internasional seperti FIBA World Cup dan FIFA U-17 World Cup di Indonesia.
Bahkan saat pandemi melanda, Datra tetap berkomitmen menyelesaikan proyek besar seperti Jakarta International Stadium dan Jakarta International World Climbing Park, salah satu fasilitas panjat tebing terbesar di Asia Tenggara. “Kami tidak meninggalkan tanggung jawab. Kami menuntaskan. Inilah wujud nilai Jawara yang kami pegang,” kata Benson.
Kini, setelah mewakili berbagai merek global selama puluhan tahun, Datra bertransformasi melalui Datra Sports, yang menghadirkan produk-produk karya anak bangsa seperti lantai olahraga berstandar dunia, modular court, peralatan permainan, serta panel dan tik label yang digunakan di stadion, sekolah, hingga komunitas olahraga.
Datra Sports juga aktif mengikuti tren olahraga global seperti padel dan pickleball, menghadirkan solusi fasilitas dan material yang menyesuaikan kebutuhan pasar modern. Langkah ini menegaskan komitmen Datra untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dunia olahraga yang inklusif dan dinamis.
“Semangat kami bukan hanya membangun sarana olahraga, tetapi juga membangun persatuan lewat olahraga. Ketika orang berolahraga, mereka bersatu, tertawa, dan melupakan perbedaan. Itulah semangat yang kami bawa: olahraga sebagai perekat bangsa,” tutup Benson Kawengian.

