Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Hytera Perkuat Solusi Komunikasi Tambang di Mining Indonesia 2026, Andalkan HP788 dan BDNode

Posted on 10 September 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Hytera Communications kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung kebutuhan komunikasi industri pertambangan melalui keikutsertaannya dalam Mining Indonesia Expo 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pada hari kedua pameran, Kamis (10/9), Marketing Manager Overseas Sales Central Dept. Southeast Asia Regional PT Hytera Communications Indonesia, Bilal Adzani, mengatakan bahwa pada keikutsertaan tahun ini Hytera membawa sejumlah solusi komunikasi yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional pertambangan.

Menurut Bilal, terdapat dua produk yang menjadi salah satu fokus utama Hytera pada Mining Indonesia 2026, yakni HP788 Professional DMR Portable Two-way Radio dan BDNode atau Broadband Data Node.

“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kali ini kami menampilkan dua produk, yaitu HP788 Professional DMR Portable Two-way Radio dan BDNode Broadband Data Node,” ujar Bilal saat ditemui awak media di booth Hytera, Kamis (10/9).

Ia menjelaskan, solusi komunikasi Hytera untuk sektor pertambangan tidak hanya ditujukan untuk satu aktivitas tertentu. Hytera mengembangkan solusi yang dapat digunakan dalam berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga proses pengolahan.

“Kalau di Indonesia, khususnya di mining, kami melihat ada beberapa section. Pertama adalah mining exploration. Pada fase awal pertambangan, perusahaan harus mengeksplorasi wilayah dan kami memiliki beberapa solusi Hytera yang dapat mendukung aktivitas tersebut,” jelasnya.

Setelah tahap eksplorasi, kebutuhan komunikasi berlanjut pada aktivitas surface mining atau pertambangan terbuka. Pada tahap ini, komunikasi antara pekerja, pengawas, kendaraan dan berbagai tim operasional menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi di lapangan.

Bilal mengatakan, salah satu perangkat yang sesuai untuk kebutuhan tersebut adalah HP788.

“HP788 ini memang kami khususkan untuk kebutuhan mining. Rata-rata tambang di Indonesia membutuhkan perangkat komunikasi seperti ini karena kondisi operasionalnya memang membutuhkan radio yang tangguh dan komunikasi yang jelas,” katanya.

Baca Juga:  PN Jakbar Gelar Acara Pisah Sambut Ketua PN Jakbar & Pengantar Alih Tugas Hakim Pejabat Stuktural Dan Fungsional PN Jakbar Kelas IA Khusus

HP788 sendiri merupakan radio komunikasi dua arah portabel DMR profesional dari seri H Hytera. Perangkat ini memiliki desain yang relatif tipis dan ringan, dilengkapi audio yang dirancang tetap jelas di lingkungan bising, serta memiliki rating IP68 dan ketahanan sesuai standar MIL-STD-810G.

Menurut Bilal, kebutuhan komunikasi juga sangat penting pada tahap transportasi pertambangan. Aktivitas hauling, kendaraan operasional, kontraktor maupun mobilitas pekerja membutuhkan sistem komunikasi yang mampu mendukung koordinasi secara cepat.

“Setelah surface mining, kami juga masuk ke section transportation. Di transportasi itu kebutuhannya bisa untuk mobil hauling, kendaraan kontraktor dan sebagainya. Kami juga menyediakan berbagai produk seperti radio rig, TETRA, DMR dan solusi broadband,” ungkapnya.

Tidak berhenti di sektor transportasi, Hytera juga melihat kebutuhan komunikasi pada tahap processing dan refining.

Bilal menjelaskan, pada area pengolahan dan pemurnian, karakter lingkungan kerja dapat memiliki risiko yang berbeda sehingga membutuhkan perangkat komunikasi yang sesuai dengan kondisi lapangan.

“Setelah transportation, kita masuk ke processing dan refining. Di area tersebut ada kebutuhan komunikasi untuk lingkungan yang memiliki risiko tertentu, termasuk area yang membutuhkan perangkat tahan ledakan atau gas proof,” jelas Bilal.

Untuk kebutuhan lingkungan kerja berisiko, Hytera juga memiliki perangkat radio intrinsically safe seperti HP788 UL913 yang dirancang untuk sektor pertambangan, minyak dan gas, pemadam kebakaran, penyelamatan serta lingkungan kerja yang memiliki potensi gas mudah terbakar atau risiko ledakan.

BDNode Dorong Konektivitas Broadband di Area Tambang

Selain HP788, salah satu inovasi yang menarik perhatian dalam booth Hytera adalah BDNode atau Broadband Data Node.

Bilal menjelaskan, perangkat tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konektivitas broadband di lingkungan pertambangan, terutama pada area yang membutuhkan jaringan data yang lebih fleksibel.

Baca Juga:  万邦印尼有限公司亮相 IBTE 2025,致力于为市场提供优质电器及玩具产品

“Ini ada namanya BDNode. Kalau kita gambarkan secara sederhana, seperti Wi-Fi di tambang. Jadi perangkat ini memancarkan sinyal broadband yang bisa digunakan di area tambang, terutama untuk kebutuhan yang membutuhkan konektivitas data,” jelasnya.

Menurut Bilal, solusi tersebut memiliki peluang untuk digunakan pada area underground yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal konektivitas.

“Ini bisa digunakan untuk area tambang yang membutuhkan jaringan broadband. Jadi sinyalnya dapat membantu menghubungkan perangkat dan mendukung kebutuhan komunikasi maupun data di area tersebut,” katanya.

Hytera sendiri mengembangkan solusi komunikasi pertambangan dengan pendekatan yang mencakup jaringan broadband, narrowband serta solusi konvergen. Portofolio tersebut ditujukan untuk mendukung komunikasi suara, data, video hingga kebutuhan M2M/IoT dalam operasional pertambangan.

Menurut Bilal, perkembangan kebutuhan industri tambang saat ini membuat komunikasi tidak lagi sebatas voice communication. Digitalisasi membuat kebutuhan terhadap konektivitas data semakin besar.

“Sekarang kebutuhan di tambang sudah berkembang. Bukan hanya komunikasi suara, tetapi juga data dan konektivitas. Karena itu kami terus melakukan inovasi agar solusi yang kami tawarkan bisa mengikuti kebutuhan industri,” ujarnya.

Tahun Kedua Hytera Hadir di Mining Indonesia

Bilal mengatakan, keikutsertaan Hytera dalam Mining Indonesia 2026 merupakan tahun kedua bagi perusahaan untuk hadir secara langsung dalam salah satu pameran pertambangan terbesar di Indonesia.

“Ini merupakan tahun kedua kami hadir di Mining Indonesia. Seiring berjalannya waktu, kami melihat Hytera semakin diminati oleh kalangan industri mining,” ungkapnya.

Menurut dia, Hytera tidak hanya mengandalkan produk yang tangguh, tetapi juga terus melakukan pengembangan teknologi agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks.

“Selain produk kami yang tangguh, kami juga selalu berinovasi setiap tahunnya,” tegas Bilal.

Baca Juga:  Wilianto Tanta Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PSMTI 2026-2030, Targetkan Organisasi Tiga Kali Lebih Baik

Ia menambahkan, Hytera berupaya menghadirkan pilihan solusi yang dapat menjangkau berbagai kebutuhan perusahaan pertambangan, termasuk dari skala kecil hingga menengah.

“Kami hampir menampilkan solusi yang cukup lengkap. Mulai dari produk dengan harga yang lebih terjangkau sampai solusi untuk kebutuhan industri yang lebih besar. Jadi harapannya bisa merata dan dapat digunakan oleh industri mining dari berbagai skala,” katanya.

Perkuat Brand Awareness Hytera di Indonesia

Lebih jauh, Bilal mengatakan keikutsertaan dalam Mining Indonesia 2026 juga menjadi momentum bagi Hytera untuk memperluas brand awareness di kalangan pelaku industri pertambangan Indonesia.

“Harapan kami dengan adanya kehadiran di sini, kami ingin menyebarkan brand awareness kepada teman-teman di Indonesia bahwa Hytera menghadirkan solusi komunikasi untuk tambang,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Hytera secara langsung di pameran industri pertambangan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk bertemu dengan calon pengguna sekaligus memperkenalkan solusi komunikasi secara lebih dekat.

“Secara market kami memang masih bersaing dengan kompetitor yang lain. Tetapi dengan kehadiran kami di sini, customer menjadi lebih yakin. Karena dengan kami hadir di sebuah pameran besar di Asia Tenggara, ini membuktikan bahwa solusi dari Hytera mumpuni untuk mendukung kebutuhan industri mining,” pungkas Bilal.

Hytera sendiri memiliki portofolio solusi khusus pertambangan yang mencakup komunikasi DMR, TETRA, broadband LTE, solusi iMesh, perangkat komunikasi yang mudah dipindahkan serta solusi konvergen. Pendekatan tersebut dirancang untuk membantu perusahaan tambang membangun komunikasi yang lebih aman, terhubung dan efisien.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme