KOMPASINDO.CO.ID, ICE BSD City, 18 September 2025 – PT Unigro Artha Persada (UAP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan industri peternakan nasional dengan menghadirkan berbagai teknologi terbaru dari Jepang, Jerman, Italia, Belanda, dan negara lain di ajang ILDEX Indonesia 2025 yang berlangsung pada 17–19 September 2025 di Hall 3–3a, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.
Dalam wawancara bersama awak media di booth pameran, Ricky Andriandra selaku PIC PT Unigro Artha Persada menjelaskan bahwa keikutsertaan UAP pada tahun ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan solusi peternakan modern. “Kami membawa tiga produk unggulan pada pameran kali ini, yaitu Mesin NWG 1000 dari Jepang, Autonest Van Gent dari Jerman, dan Eggway Flexy dari Italia,” ujar Ricky.
Sejak berdiri pada tahun 2012–2013, Unigro Artha Persada fokus menyediakan perlengkapan dan peralatan lengkap untuk industri peternakan unggas, mulai dari ayam layer maupun broiler, dari tahap produksi hingga pasca-produksi. Dengan basis pengalaman panjang, UAP telah menghadirkan teknologi kelas dunia untuk mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi peternakan di Indonesia.
Ricky menambahkan bahwa partisipasi UAP dalam ILDEX Indonesia bukanlah yang pertama. “Sejak 2019, ini merupakan kali keempat kami berpartisipasi. Setiap kali hadir, kami selalu membawa teknologi terbaru dari berbagai negara. Dengan begitu, para pelaku industri peternakan di Indonesia bisa mendapatkan akses langsung terhadap inovasi terkini yang sudah teruji di pasar internasional,” jelasnya.
Dalam pameran tahun ini, UAP menampilkan tidak hanya tiga produk unggulan, tetapi juga rangkaian peralatan pendukung lainnya. Di antaranya, sistem kandang ayam petelur tanpa sangkar (cage-free system) dari Belanda yang kini mulai banyak diminati di Indonesia, serta conveyor modern untuk memindahkan telur dari kandang menuju gudang pemrosesan. Kehadiran peralatan ini menjawab kebutuhan industri yang semakin menekankan pada efisiensi, kualitas, serta kesejahteraan hewan ternak.
Unigro Artha Persada membedakan diri dari kompetitor dengan selalu mengutamakan kualitas produk. Meski pasar Indonesia kerap menitikberatkan pada harga, UAP konsisten menjaga standar mutu sebagai nilai lebih. “Kami percaya bahwa kualitas akan berbicara lebih lama. Banyak pelanggan yang akhirnya kembali kepada kami setelah merasakan langsung perbedaan performa peralatan yang kami tawarkan,” ungkap Ricky.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya ajang pameran internasional seperti ILDEX Indonesia. Menurutnya, selain memperluas pasar, acara ini menjadi ruang bertemunya pelaku industri secara langsung. “Selama ini banyak komunikasi dilakukan secara online. Pameran ini memberi kesempatan untuk bertatap muka, berdiskusi, serta membangun jaringan bisnis yang lebih solid,” tambahnya.
Dengan optimisme tinggi, UAP berharap keikutsertaan tahun ini akan membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadirkan teknologi peternakan modern di Indonesia.

