KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, Senin (1/9) – Ketua Dewan Pembina Srikandi Napas Cendana, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyerukan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama sebagai pondasi utama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Dalam pernyataannya, Titiek Soeharto menegaskan bahwa keberagaman agama, suku, dan budaya yang dimiliki Indonesia adalah anugerah yang tidak ternilai. Namun, keberagaman tersebut harus diiringi dengan semangat toleransi dan kebersamaan agar tidak menjadi sumber perpecahan.
“Kerukunan antar umat beragama adalah kunci utama menjaga persatuan. Indonesia bisa tetap kokoh berdiri hanya jika rakyatnya bersatu dan saling menghargai perbedaan. Mari kita jaga kerukunan ini demi keutuhan bangsa,” ujar Titiek Soeharto di Jakarta.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi perpecahan akibat berita hoaks dan provokasi di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus semakin cerdas dalam menyikapi berbagai isu yang beredar agar tidak mudah terprovokasi.
Lebih lanjut, Titiek Soeharto mengajak generasi muda untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia menekankan bahwa anak muda memiliki peran vital dalam merawat warisan perjuangan bangsa, yaitu persatuan dan gotong royong.
“Generasi muda harus tampil sebagai teladan yang mampu menyatukan perbedaan, bukan malah sebaliknya. Dengan semangat kebangsaan dan kebersamaan, kita dapat menciptakan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.
Sebagai Ketua Dewan Pembina Srikandi Napas Cendana, Titiek Soeharto juga menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berperan aktif dalam mendorong kegiatan sosial, kebudayaan, dan keagamaan yang memperkuat persaudaraan. Organisasi tersebut berfokus pada penguatan peran perempuan dalam pembangunan bangsa, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.
Melalui seruan ini, Titiek Soeharto berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memperkokoh ikatan persatuan, menjauhi perpecahan, serta bersama-sama menjaga Indonesia sebagai rumah besar bagi semua anak bangsa.

