KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Dr. H. Oesman Sapta Odang, menegaskan komitmen Partai Hanura untuk terus memperkuat persatuan nasional, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara dengan awak media usai peresmian kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Partai Hanura di Jakarta, Kamis (8/12).
Rangkaian acara peresmian diawali dengan kedatangan Ketua Umum Partai Hanura beserta rombongan yang disambut sajian budaya Betawi Palang Pintu sebagai simbol keterbukaan, penghormatan, dan kearifan lokal. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Ketua Umum sebagai tanda resmi digunakannya gedung kantor DPP yang baru.
Setelah itu, kegiatan berlanjut ke acara seremonial yang digelar di lantai 5 gedung DPP Partai Hanura. Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh qori, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum Partai Hanura serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian Partai Hanura selama 19 tahun.
Dalam sambutannya, Oesman Sapta menekankan bahwa cita-cita besar sebuah partai politik tidak cukup hanya disampaikan secara lisan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap rakyat. Menurutnya, pembangunan ekonomi dan sosial harus selalu berpijak pada nilai kemanusiaan dan keadilan.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita tidak boleh melupakan akar dan jati diri kita. Jangan terus-menerus berpikir tentang kesalahan masa lalu, yang paling penting adalah bagaimana kita memperbaiki keadaan dan membantu mereka yang sedang menderita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya persatuan di tengah berbagai musibah dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Oesman Sapta mengajak seluruh kader Hanura, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, untuk tidak saling menyalahkan, melainkan bergandengan tangan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran DPD di seluruh provinsi untuk mengedepankan kepedulian sosial. Jangan mencari popularitas atau kesenangan pribadi. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam membantu masyarakat. Kalau tidak bisa membantu secara langsung, setidaknya kita bisa mendoakan,” tegasnya.
Dalam momentum HUT ke-19 ini, Partai Hanura juga mendoakan seluruh masyarakat yang terdampak musibah, baik bencana alam maupun krisis sosial. Oesman Sapta menekankan bahwa semangat kebersamaan dan empati harus menjadi nilai utama dalam setiap langkah perjuangan partai.
Terkait gedung kantor DPP yang baru diresmikan, Oesman Sapta menyampaikan bahwa bangunan tersebut tidak dimaksudkan sebagai simbol kemewahan, melainkan sebagai tempat kerja yang fungsional untuk merumuskan program jangka pendek dan jangka panjang Partai Hanura.
“Gedung ini sederhana, tidak berlebihan, dan tidak mengada-ada. Yang penting adalah semangat baru untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Dari sinilah kita menyusun rencana dan langkah konkret demi kepentingan rakyat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Partai Hanura akan terus berperan aktif dalam bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan dengan bersinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang muncul harus dihadapi dengan solusi nyata, bukan diperdebatkan tanpa ujung.
“Jangan cari nama dan jangan cari popularitas. Bantu masyarakat dengan tulus dan ikhlas. Biarkan masyarakat yang menilai. Jika dilakukan dengan hati, maka perjuangan itu akan diterima,” katanya.
Menutup keterangannya kepada media, Oesman Sapta menyampaikan pesan singkat namun sarat makna terkait semakin kuatnya identitas Partai Hanura dengan hadirnya gedung baru dan semangat perjuangan ke depan.
“Hanya satu kata: bersatu,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-19 dan peresmian kantor DPP Partai Hanura ini menjadi momentum konsolidasi dan refleksi perjuangan partai untuk terus hadir di tengah rakyat, mengedepankan hati nurani, serta berkontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.

