Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Rapimnas 2025 Kadin Indonesia Siap Digelar: Fokus pada Gotong Royong Memperluas Lapangan Kerja demi Kemandirian Bangsa

Posted on 26 November 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi mengumumkan kesiapan penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 yang akan berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember 2025 di Hotel Park Hyatt Jakarta. Momentum tahunan ini akan menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan strategi dunia usaha menuju penguatan perekonomian nasional.

Dalam konferensi pers Road to Rapimnas 2025 Kadin Indonesia yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025), Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan bahwa Rapimnas kali ini akan menjadi forum penting dalam merumuskan langkah konkret dunia usaha.

“Rapimnas kali ini, seperti Rapimnas sebelumnya, menjadi sarana untuk mengevaluasi apa yang sudah berjalan selama setahun terakhir dan memperbaiki untuk tahun ke depan sekaligus membuat rencana kerja,” ujar Anindya atau Anin, sapaan akrabnya.

Anin menjelaskan bahwa format Rapimnas 2025 diubah menjadi pendekatan bottom-up agar seluruh keputusan dan rekomendasi berasal dari daerah serta sektor-sektor usaha. Setiap Wakil Ketua Umum Koordinator diminta untuk melaksanakan rapat koordinasi nasional sebelum Rapimnas, sehingga gagasan yang masuk benar-benar representatif dan berbasis kebutuhan sektor.

“Rapimnas kali ini sedikit diubah supaya pendekatannya bukan top-down tapi bottom-up. Semua wakil ketua umum koordinator diminta melaksanakan rapat koordinasi nasional sebelum Rapimnas,” jelas Anin.

Ia menambahkan bahwa pembahasan tahun ini akan lebih diarahkan pada substansi teknis dibandingkan seremoni. Diskusi mendalam akan dilakukan antar perwakilan sektor usaha bersama para menteri terkait, dan hasilnya akan dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai masukan strategis dari pelaku dunia usaha.

Meski ekonomi nasional dinilai stabil, Anin mengakui sejumlah tantangan struktural masih perlu dijawab secara sistematis. Di antaranya biaya logistik yang masih sekitar 14 persen dari PDB, menurunnya kontribusi sektor industri, mismatch tenaga kerja, serta dampak transformasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga:  Wakil Ketua I DPRD Paluta Samsul Bahri Daulay Soroti Kasus Ketenagakerjaan dan Target PBB di Penutupan Bimtek 2026

“Ini fakta lapangan yang kita mesti sikapi. Di sinilah Rapimnas menjadi wadah kombinasi pemikiran dari pengusaha, ekonom, asosiasi, himpunan, dan daerah,” tegasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Rapimnas 2025 Kadin Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah (OKP), Erwin Aksa, turut menegaskan bahwa Rapimnas adalah ajang evaluasi menyeluruh. Selama satu tahun terakhir, Kadin telah melakukan beragam kegiatan, kerja sama internasional, hingga penandatanganan MoU, baik di dalam maupun luar negeri.

“Agenda ini adalah agenda evaluasi kinerja setahun terakhir, di mana banyak kegiatan, kerja sama internasional, dan MoU telah dilakukan oleh Kadin baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Erwin.

Sementara itu, Ketua Steering Committee Rapimnas 2025 sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Taufan Eko Nugroho, menjelaskan bahwa Rapimnas akan mengusung tema besar “Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Pekerjaan untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia.” Tema ini diperkuat dengan subtema yang menekankan inovasi, produktivitas, industri, perdagangan, serta pemanfaatan potensi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Organizing Committee sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Digital, Clarissa Tanoesoedibjo, menambahkan bahwa penyusunan agenda Rapimnas 2025 dilakukan secara terstruktur. Acara akan diawali pre-event pada 30 November yang menampilkan kegiatan ekonomi kreatif, pemutaran short film berbasis teknologi AI, serta forum diskusi bersama Kadin Indonesia Institute.

“Seluruh rangkaian kegiatan telah disusun untuk memberikan ruang bagi inovasi, pengembangan kapasitas, serta kolaborasi antar wilayah dan sektor usaha,” ujar Clarissa.

Rapimnas 2025 Kadin Indonesia diharapkan menjadi langkah strategis bagi dunia usaha dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta mendorong percepatan Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa Desak Kejagung Usut Dugaan Korupsi di PT Pupuk Indonesia

Pos Terbaru

  • Harris Hotel & Convention Serpong Tampil Perdana di IBEM 2026, Siap Jadi Destinasi Utama MICE di Tangerang
  • DISKOVERA DMC Promosikan Bali, Labuan Bajo, dan Sumba di IBEM 2026, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi MICE Dunia
  • Wellous Indonesia Sabet APEA 2026 Fast Enterprise Award, Henry Yotania Tegaskan Kesuksesan Berkat Kolaborasi Seluruh Tim
  • APKIDA Perkuat Hilirisasi Industri Kimia Indonesia di Chemical Indonesia 2026, Halim Chandra: Saatnya Tingkatkan Produk Bernilai Tambah
  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme