JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, 29 Juli 2025 — Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Hermanto Dwiatmoko, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi transportasi perkeretaapian di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam sambutan resmi pada pembukaan RailwayTech Indonesia 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam forum industri tahunan yang telah berlangsung sejak 2017 ini, Hermanto menyampaikan bahwa sektor perkeretaapian kini memegang peran strategis dalam mewujudkan sistem transportasi nasional yang efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
“RailwayTech Indonesia bukan sekadar pameran, tetapi merupakan platform penting untuk mempertemukan industri, akademisi, dan pemerintah dalam satu visi—mendorong kemajuan teknologi dan keberlanjutan sektor perkeretaapian nasional,” ujar Hermanto.
Ia juga menyoroti peran penting acara ini dalam memperluas jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional, khususnya dalam pengembangan teknologi sinyal, komponen perkeretaapian, serta inovasi energi terbarukan.
RailwayTech Indonesia 2025 tercatat menghadirkan lebih dari 250 peserta pameran, termasuk delegasi dari 15 negara, serta sejumlah asosiasi, pelaku industri, dan perwakilan perguruan tinggi. Pameran ini juga dirangkaikan dengan konferensi internasional yang membahas topik strategis seperti transportasi hijau, elektrifikasi, dan kesiapan SDM menghadapi era digitalisasi transportasi.
Hermanto menutup sambutannya dengan mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam penyelenggaraan acara ini, dan berharap momentum ini dapat terus dijaga untuk memperkuat daya saing Indonesia di bidang transportasi.
“Kami optimistis bahwa melalui ajang seperti RailwayTech Indonesia, Indonesia dapat menjadi salah satu pusat pengembangan teknologi perkeretaapian di kawasan Asia Tenggara,” pungkasnya.
Acara ini juga turut dihadiri oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, serta para ketua asosiasi, pelaku industri, dan delegasi internasional.

