Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

“PHI Group & Ancol Bangun Beach Club dan Hotel Baru, Targetkan Jadi Ikon Wisata Laut Jakarta 2026”

Posted on 10 Agustus 2025

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID – PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Taman Impian Jaya Ancol untuk menggarap proyek pengembangan beach club dan hotel di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat utama Putri Duyung Cottage, Jumat (8/8).

Hadir dalam acara tersebut, Presiden Direktur PHI Group Donny Pur, Direktur Operasional Eryanto, Direktur Ade Swargo, dan Komisaris Dipo Ilham. Dari pihak PT Taman Impian Jaya Ancol, hadir Direktur Utama Budi Aryanto beserta jajaran manajemen dan staf.

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Budi Aryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan memaksimalkan potensi kawasan wisata Ancol sebagai ikon wisata Jakarta.

“Kami sangat mengapresiasi penandatanganan MoU ini. Kolaborasi ini akan memaksimalkan aset dan potensi Ancol, serta memberi keuntungan bagi kedua belah pihak,” ujar Budi dengan optimis.

Sementara itu, Presiden Direktur PHI Group Donny Pur mengungkapkan rasa terima kasih atas kemitraan strategis ini.

“Kami berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan membawa dampak positif, baik bagi pengembangan pariwisata Jakarta maupun PHI Group,” kata pengusaha hotel lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tersebut.

Komisaris PHI Group Dipo Ilham menambahkan keyakinannya bahwa pembangunan ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan.

“Kami yakin beach club dan hotel di Ancol ini akan berkembang pesat dan menjadi destinasi unggulan,” ujarnya.

PHI Group dikenal sebagai perusahaan spesialis di bidang perhotelan dan pariwisata. Pada 2025, perusahaan juga merambah bisnis luxury villa dan restoran mewah, serta tengah mengembangkan belasan proyek di berbagai daerah di Indonesia bekerja sama dengan sejumlah merek ternama.

Baca Juga:  Kebijakan HPM Baru Tingkatkan Penerimaan Negara, Industri Nikel Hadapi Tekanan Ganda di Awal Implementasi

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme