KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Berkarya, Haji Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, bersama Ketua Mahkamah Partai, Prof. Dr. Haji Tubagus Bahrudin, memimpin rapat pleno nasional Partai Berkarya yang digelar di Jakarta.
Dalam pleno tersebut, pengurus pusat dan perwakilan daerah dari seluruh Indonesia menyepakati perubahan nama Partai Berkarya menjadi Partai Golongan Berkarya Indonesia (PGBI). Selain perubahan nama, pleno juga membahas penyempurnaan logo dan lambang partai sebagai bagian dari proses pembaruan identitas politik.
Tommy Soeharto menegaskan bahwa perubahan ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan partai yang lebih modern dan relevan. “Perubahan nama bukan sekadar pergantian simbol, tetapi semangat baru untuk memperkuat perjuangan politik dan kedekatan partai dengan rakyat,” ujarnya.
Prof. Dr. Haji Tubagus Bahrudin menambahkan bahwa pembaruan identitas akan diikuti penguatan disiplin organisasi dan penegasan nilai-nilai perjuangan partai. Tim perumus nasional dibentuk untuk menyiapkan desain logo baru serta mengurus proses legal perubahan nama sesuai ketentuan.
Rapat pleno ini menjadi tonggak penting perjalanan Partai Berkarya menuju babak baru sebagai Partai Golongan Berkarya Indonesia (PGBI), dengan komitmen membangun partai yang lebih solid, progresif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

