Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Paparan Publik PT Prasidha Aneka Niaga Tbk 2025 Soroti Kinerja Penjualan Biji Kopi

Posted on 29 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – PT Prasidha Aneka Niaga Tbk menggelar Paparan Publik (Public Expose) Tahun 2025 pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di ASEAN 8 Room, The Sultan Hotel, Jakarta. Agenda ini dilaksanakan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E.

Paparan Publik PT Prasidha Aneka Niaga Tbk tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen serta menghadirkan Wakil Presiden Direktur Didik Tandiono dan Direktur Moenardji Soedargo sebagai narasumber. Keduanya memaparkan kinerja operasional, kondisi keuangan, serta strategi pemulihan usaha Perseroan di hadapan awak media, pemegang saham, dan investor.

Dalam pemaparannya, manajemen menjelaskan bahwa PT Prasidha Aneka Niaga Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan komoditas hasil bumi dan industri pengolahannya, dengan fokus utama pada penjualan biji kopi. Sepanjang tahun 2025, aktivitas usaha Perseroan difokuskan pada penjualan biji kopi yang berasal dari cabang Bandar Lampung.

Perseroan memiliki sejumlah keunggulan usaha yang menjadi dasar pengembangan bisnis ke depan. Orientasi ekspor yang kuat terus didukung melalui pengembangan pasar secara berkelanjutan, pembinaan hubungan dengan pembeli, serta jaringan distribusi yang telah terbangun dengan baik. Dari sisi pengadaan, Perseroan memiliki jaringan pasokan yang luas dengan lokasi operasional di daerah penghasil utama seperti Palembang, Surabaya, dan Bandar Lampung. Bahan baku kopi dipasok langsung oleh petani dan pengumpul lokal dengan dukungan fasilitas gudang penyimpanan yang memadai di setiap lokasi.

Manajemen juga menegaskan bahwa Perseroan memiliki kapasitas produksi terpasang yang besar di setiap sentra penghasil, serta didukung sumber daya manusia yang berpengalaman, terlatih, dan profesional. Pengembangan kompetensi karyawan dilakukan secara berkelanjutan untuk menunjang peningkatan kinerja operasional perusahaan.

Terkait kinerja operasional hingga 30 September 2025, Perseroan memproyeksikan penjualan biji kopi sebesar 2.000 ton sepanjang tahun 2025. Namun realisasi penjualan hingga akhir September 2025 baru mencapai 83 ton. Manajemen menilai bahwa pencapaian tersebut belum sesuai target akibat keterbatasan modal kerja yang berdampak langsung pada volume perdagangan.

Baca Juga:  Tips Cerdas Trading di Binomo: Mulai dari Nol Hingga Paham Risiko, Berikut Panduan Lengkap untuk Pemula

Meski demikian, Perseroan terus berupaya memperoleh tambahan modal kerja agar kinerja penjualan biji kopi dapat lebih optimal. Selain itu, manajemen telah menyusun proyeksi penjualan tahun 2026 sebagai bagian dari strategi pemulihan usaha dan perencanaan jangka menengah.

Dari sisi kinerja operasi usaha, total penjualan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025 tercatat sebesar Rp5,47 miliar, yang seluruhnya berasal dari penjualan kopi biji. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana total penjualan hingga 30 September 2024 mencapai Rp28,65 miliar.

Sementara itu, laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan per 30 September 2025 yang tidak diaudit mencatat total aset sebesar Rp134,86 miliar, dengan total liabilitas Rp102,09 miliar dan ekuitas sebesar Rp32,77 miliar. Pada periode tersebut, Perseroan membukukan rugi komprehensif sebesar Rp13,73 miliar.

Dalam Paparan Publik 2025, manajemen juga memaparkan rencana strategis ke depan yang difokuskan pada kebijakan likuiditas, peningkatan kinerja operasional, serta optimalisasi aset, termasuk rencana penjualan aset-aset yang tidak produktif guna mendukung pendanaan operasional.

Struktur permodalan Perseroan terdiri dari modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor penuh masing-masing sebesar 1,44 miliar saham dengan nilai nominal Rp175 per saham atau setara Rp252 miliar. Struktur kepemilikan saham didominasi oleh PT Prasidha sebesar 47 persen, diikuti Igjanto Joe 18,92 persen, PT Aneka Bumi Prasidha 9,48 persen, PT Aneka Agroprasidha 7,92 persen, Agus Soegiarto 4,58 persen, dan masyarakat 12,10 persen.

Susunan Dewan Komisaris Perseroan dipimpin oleh Presiden Komisaris Mansjur Tandiono, dengan Wakil Presiden Komisaris Widyono Lianto, Komisaris Agus Soegiarto, serta Komisaris Independen Fery Yennoto dan Robertus Sukamto. Jajaran Direksi dipimpin Presiden Direktur Jeffry Sanusi Soedargo, didampingi Wakil Presiden Direktur Didik Tandiono dan Direktur Moenardji Soedargo.

Baca Juga:  Abraham Rudy Tegaskan Komitmen PSMTI Dukung Program Pemerintah di HUT ke-27 dan Rakernas ke-21 di Bantul

Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan fundamental usaha agar kinerja PT Prasidha Aneka Niaga Tbk dapat membaik secara berkelanjutan. Dengan dukungan jaringan pengadaan dan distribusi yang luas, kapasitas produksi yang memadai, serta sumber daya manusia yang berpengalaman, Perseroan optimistis dapat meningkatkan kinerja usaha di masa mendatang.

Paparan Publik ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang transparan dan komprehensif kepada investor, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan mengenai kondisi aktual serta arah strategis PT Prasidha Aneka Niaga Tbk ke depan.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme