KOMPASINDO.CO.ID, TANGERANG – PT Owens Sarana Asia Pasifik, selaku sole distributor Owens Corning Asphalt Roofing di Indonesia, kembali berpartisipasi dalam IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026), pameran terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, dan interior yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026. Dalam ajang tersebut, perusahaan menampilkan inovasi sistem atap premium berbahan asphalt shingles yang menawarkan ketahanan tinggi, keamanan, serta nilai estetika untuk kebutuhan hunian maupun bangunan komersial.
Direktur PT Owens Sarana Asia Pasifik, Ester, mengatakan Owens Corning merupakan salah satu merek material bangunan terkemuka asal Amerika Serikat yang telah dikenal luas di industri asphalt roofing. Melalui PT Owens Sarana Asia Pasifik, berbagai produk unggulan Owens Corning dipasarkan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan material atap berkualitas internasional yang sesuai dengan iklim tropis.
“Kami bergerak di bidang genteng bitumen atau genteng aspal. Saat ini kami memiliki dua produk utama, yaitu Classic Super dengan garansi hingga 20 tahun dan Oakridge Super dengan garansi hingga 30 tahun. Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal sekaligus menghadirkan tampilan atap yang elegan,” ujar Ester saat ditemui di booth perusahaan pada hari terakhir pameran, Minggu (12/7).
Menurut Ester, partisipasi dalam IndoBuildTech menjadi agenda rutin perusahaan sebagai sarana memperkenalkan keunggulan genteng aspal kepada masyarakat, arsitek, kontraktor, pengembang, maupun pelaku industri konstruksi.
“Tahun ini kami kembali hadir di IndoBuildTech. Meskipun lokasi booth berbeda dibanding tahun sebelumnya, antusiasme pengunjung tetap sangat baik. Banyak arsitek, kontraktor, hingga pemilik rumah yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sistem atap asphalt roofing,” katanya.
Pada IndoBuildTech Expo 2026, PT Owens Sarana Asia Pasifik juga memperkenalkan inovasi terbaru berupa material insulation sebagai pelengkap sistem atap Owens Corning. Produk tersebut dirancang untuk meningkatkan kenyamanan bangunan melalui kemampuan meredam suara sekaligus memberikan perlindungan termal yang lebih optimal.
“Inovasi terbaru kami tahun ini adalah penambahan produk insulation yang mampu meningkatkan peredaman suara sehingga ruangan menjadi lebih nyaman. Produk ini akan segera kami pasarkan di Indonesia sebagai bagian dari sistem atap yang lebih lengkap,” jelas Ester.
Selain menghadirkan insulation, Owens Corning juga mengandalkan teknologi SureNail yang menjadi salah satu keunggulan utama produk asphalt shingles miliknya. Teknologi ini membantu memperkuat daya rekat setiap lapisan genteng sehingga pemasangan menjadi lebih presisi, kuat, dan mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap terpaan angin maupun cuaca ekstrem.
Ester menegaskan bahwa kualitas pemasangan menjadi faktor penting dalam menjaga performa sistem atap. Oleh karena itu, selain menyediakan produk berkualitas, perusahaan juga terus memberikan edukasi kepada aplikator dan kontraktor mengenai metode pemasangan yang sesuai standar agar manfaat produk dan garansi dapat diperoleh secara optimal.
“Garansi hingga 20 maupun 30 tahun harus didukung dengan metode pemasangan yang benar. Karena itu kami selalu mengutamakan edukasi kepada para aplikator maupun kontraktor agar kualitas hasil pemasangan tetap terjaga,” ujarnya.
Owens Corning Asphalt Roofing memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tahan terhadap angin kencang (Wind Resistance), tahan api (Fire Resistance), memiliki perlindungan terhadap lumut dan alga (Algae Resistance), serta mampu memberikan perlindungan lebih baik terhadap berbagai kondisi cuaca ekstrem.
Salah satu produk unggulannya, Oakridge Super, menawarkan garansi hingga 30 tahun dengan ketahanan angin mencapai 180 kilometer per jam. Produk ini tersedia dalam berbagai pilihan warna seperti Asian Red, Onyx Black, Estate Gray, Harbor Blue, dan Brownwood sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai konsep desain arsitektur.
Sementara itu, Classic Super hadir dengan garansi hingga 20 tahun dan mampu menahan kecepatan angin hingga 130 kilometer per jam. Produk ini juga tersedia dalam beragam pilihan warna seperti Asian Green, Asian Red, Bark Brown, Estate Gray, Harbor Blue, Desert Tan, Terra Cotta Blend, hingga Onyx Black.
Seluruh produk Owens Corning telah memenuhi standar mutu internasional, termasuk ASTM dan UL 790 Class A, sehingga memberikan jaminan kualitas, keamanan, serta daya tahan bagi pengguna.
Tidak hanya menyediakan genteng aspal, PT Owens Sarana Asia Pasifik juga menawarkan sistem atap terpadu yang meliputi underlayment, starter shingles, ridge shingles, ventilasi, hingga berbagai komponen pendukung lainnya. Sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh sehingga usia pakai atap menjadi lebih panjang dan performanya semakin optimal.
Selama penyelenggaraan IndoBuildTech Expo 2026, Ester menilai jumlah pengunjung mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Booth Owens Corning ramai dikunjungi oleh arsitek, kontraktor, pengembang, distributor, hingga masyarakat umum yang mencari solusi material atap premium.
“Pengunjung tahun ini cukup ramai. Kami melihat semakin banyak masyarakat yang mulai mengenal genteng aspal sebagai salah satu pilihan material atap premium. Mudah-mudahan ke depan masyarakat semakin mengetahui bahwa jika ingin mencari inovasi material bangunan, IndoBuildTech adalah tempat yang tepat,” katanya.
Ia berharap penyelenggara terus meningkatkan promosi pameran, baik di dalam negeri maupun ke pasar internasional, sehingga semakin banyak buyer mancanegara yang datang dan mendorong pertumbuhan industri bahan bangunan Indonesia.
“Harapan kami, informasi mengenai IndoBuildTech dapat semakin luas sehingga lebih banyak masyarakat maupun buyer internasional yang datang. Dengan begitu, industri building material Indonesia akan semakin berkembang dan memiliki daya saing global,” ujarnya.
Ester juga berharap pemerintah terus mendukung pertumbuhan industri bahan bangunan nasional melalui kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong investasi, serta memperkuat daya saing industri konstruksi Indonesia.

