Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Menteri & Wamen Bappenas Dukung Penuh Peluncuran Buku “Sagu Indonesia”, Jenny Widjaja Gaungkan Kedaulatan Pangan Nasional & Dunia

Posted on 22 Oktober 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – Peluncuran buku “Sagu Indonesia: Untuk Kedaulatan Pangan Nasional dan Dunia” berlangsung meriah di Gedung Bappenas RI, Jumat (17/10). Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dan Wakil Menteri Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, S.I.P., M.A., yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan ekosistem sagu nasional sebagai bagian dari kedaulatan pangan Indonesia.

Salah satu penulis buku, Jenny Widjaja, yang juga dikenal sebagai pendiri Sagolicious, mengungkapkan rasa bangganya dapat berkolaborasi dalam proyek besar nasional ini. Menurutnya, sagu bukan sekadar bahan pangan tradisional, melainkan simbol kemandirian pangan dan kekayaan hayati Nusantara yang potensinya luar biasa untuk pasar global.

“Sagu adalah identitas dan kekuatan pangan kita. Jika dikembangkan serius melalui inovasi dan riset, sagu bisa menjadi komoditas strategis dunia,” ujar Jenny di sela acara peluncuran. Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas profesi antara peneliti, pengusaha, dan pemerintah menjadi kunci dalam memperkuat rantai nilai sagu dari hulu ke hilir.

Acara peluncuran yang diprakarsai oleh Bappenas ini juga menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap hilirisasi komoditas sagu, sejalan dengan arah pembangunan nasional 2020–2024 yang menempatkan sagu sebagai bagian penting ketahanan pangan dan penggerak ekonomi daerah.

Menariknya, seluruh hidangan dalam acara ini disajikan dari bahan dasar sagu. Mulai dari sagu bakar, martabak mie sagu, bubur sagu, hingga kopi sagu khas Sagolicious, menjadi simbol konkret bahwa pangan lokal bisa diolah modern dan bernilai tinggi.

Menteri dan Wakil Menteri Bappenas mengapresiasi upaya para penulis yang berhasil menghadirkan gagasan nyata tentang peran sagu dalam membangun kemandirian pangan nasional. Mereka juga menegaskan pentingnya riset, inovasi, serta kemitraan antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal agar ekosistem sagu terus tumbuh berkelanjutan.

Baca Juga:  Andira Agro Catat Pertumbuhan Positif 2025, Siap Paparkan Strategi Bisnis dalam Public Expose 2026

Buku ini menjadi seri kedua dari proyek “Palma Tropika Indonesia untuk Dunia”, setelah sebelumnya diluncurkan buku seri pertama bertema sawit. Melalui dukungan penuh Bappenas, Jenny Widjaja bersama rekan penulis berharap buku ini dapat menginspirasi generasi muda dan pemangku kebijakan untuk menempatkan sagu sebagai pangan strategis masa depan Indonesia dan dunia.

Pos Terbaru

  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
  • myBCA JSD Blok M Festival 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Lebih dari 11 Zona Kreatif dan Pengalaman Urban Terbesar di Jakarta
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme