KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) sekaligus Bapak BPD Indonesia, Haji Yandri Susanto, S.Pi., M.Pd., menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-5 Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) yang digelar di Sasono Utomo TMII, Selasa (25/11). Kehadirannya turut didampingi oleh Ketua Umum PP PABPDSI sekaligus Ketua Majelis Desa Indonesia, H. Fery Radiansyah, ST., MM.
Dalam wawancara singkat usai acara, Menteri Yandri Susanto menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah pusat terhadap penguatan BPD dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa. Ia menyampaikan bahwa ulang tahun PABPDSI menjadi momentum untuk memperjuangkan hal-hal mendasar terkait regulasi dan peningkatan peran BPD dalam pembangunan desa.
Menteri Yandri menjelaskan bahwa aspirasi yang disampaikan para pengurus dan anggota BPD dari seluruh Indonesia sangat relevan dengan arah pembangunan nasional. Menurutnya, BPD memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai program pemerintah benar-benar terlaksana dengan baik di tingkat desa.
Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh BPD di Indonesia untuk mengawal secara aktif program Presiden Prabowo Subianto, terutama konsep pembangunan yang dimulai dari bawah sebagai fondasi pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Ayo kita kawal program Bapak Presiden Prabowo yang membangun dari bawah, dari desa, untuk pemerataan kesejahteraan. Banyak program yang sudah berjalan dan membutuhkan pengawasan BPD agar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah program yang tengah menjadi prioritas, seperti BUMDes, koperasi desa, hingga berbagai skema pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Yandri menyebutkan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah kabupaten dan kota memiliki banyak program yang masuk ke desa. Karena itu, peran BPD sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan berbagai kebijakan tersebut.
“BPD ini memiliki posisi strategis. Mereka yang akan melihat langsung apakah program berjalan dengan baik atau tidak. Maka saya mengajak seluruh BPD untuk terus meningkatkan kapasitas dan peranannya,” tegasnya.
Menteri Yandri juga memastikan bahwa Kemendes PDTT akan terus memperjuangkan regulasi yang mendukung peningkatan kesejahteraan dan penguatan posisi BPD di desa. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BPD merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan desa.
Perayaan HUT ke-5 PABPDSI tahun ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi seluruh anggota BPD dari berbagai provinsi, sekaligus forum penyampaian aspirasi terkait kebutuhan peningkatan kapasitas, kesejahteraan, serta penguatan kelembagaan BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa.
Dengan dukungan penuh Kemendes PDTT, PABPDSI diharapkan mampu terus berperan sebagai wadah pemersatu dan penggerak BPD di seluruh Indonesia dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

