KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Abdillah Onim atau yang lebih dikenal sebagai Bang Onim, Founder Onim Group, menegaskan komitmen kuat Lembaga Amil Zakat Nasional Nusantara Palestina Center (Laznas NPC) dalam misi kemanusiaan global dan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara bersama awak media usai acara Launching Ceremony Laznas NPC bertema *“Solid untuk Kemanusiaan, Khidmat untuk Keumatan”* yang digelar di City Grand Ballroom, Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Acara peluncuran ini berlangsung khidmat dan sarat pesan kemanusiaan, ditandai dengan penampilan spesial Tarian Dabke khas Palestina serta Tarian Saman sebagai bentuk tribute untuk Sumatra. Kedua tarian tersebut menjadi simbol persatuan, solidaritas, dan semangat perjuangan lintas bangsa.
Bang Onim yang merupakan mantan jurnalis tvOne sekaligus aktivis kemanusiaan kelahiran Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara, menyampaikan bahwa kehadiran Laznas NPC merupakan bagian dari transformasi gerakan kemanusiaan yang telah dijalankannya sejak tahun 2000.
“Launching ini bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan bahwa perjuangan kemanusiaan kami terus bertransformasi secara kelas, sistem, dan kepatuhan regulasi. Terima kasih kepada rekan-rekan media yang hadir di tengah gelombang bencana yang melanda Indonesia, khususnya saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra, serta penderitaan rakyat Palestina yang belum berhenti hingga hari ini,” ujar Bang Onim.
Ia menegaskan, totalitas dan loyalitas NPC terhadap kemanusiaan tidak hanya berfokus pada Palestina, tetapi juga mencakup seluruh wilayah Nusantara. Dalam beberapa waktu terakhir, NPC telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp300 juta untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra, dan Bang Onim dijadwalkan langsung turun ke lapangan dalam 12 hari ke depan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan transparansi kepada publik.
“NPC hadir bukan hanya untuk Palestina, tetapi juga untuk bangsa Indonesia. Ini adalah bukti bahwa kepedulian kami tidak mengenal batas geografis,” tegasnya.

Bang Onim juga menjelaskan bahwa Laznas NPC dibangun dengan fondasi kepatuhan terhadap regulasi negara serta sinergi lintas lembaga. Kerja sama dilakukan bersama Kementerian Agama, PPKB, TKS, serta berbagai mitra distribusi dan edukasi, baik di Indonesia maupun di Palestina.
Meski sejumlah pejabat, ulama, dan menteri yang dijadwalkan hadir berhalangan karena agenda kenegaraan mendadak atas undangan Presiden Prabowo Subianto, hal tersebut tidak mengurangi makna peluncuran Laznas NPC sebagai tonggak penting penguatan sistem zakat dan kemanusiaan.
Dalam pemaparannya, Bang Onim mengungkapkan bahwa total dana kemanusiaan yang telah dan akan dikelola NPC mencapai kisaran Rp300 miliar, yang dialokasikan tidak hanya untuk Palestina, tetapi juga untuk program-program dalam negeri. Laznas NPC kini telah membuka cabang di Maluku, Papua, Aceh, Medan, Bandung, dengan pusat nasional di Jakarta.
“Dengan jaringan cabang ini, kami memperkuat respon darurat (emergency response), khususnya bantuan pangan dan air bersih. Ke depan, kami juga fokus membangun sistem mandiri, termasuk pengembangan pabrik air minum dan sistem teknologi pendukung,” jelasnya.
Bang Onim juga menyinggung kondisi fasilitas kemanusiaan di Palestina yang hancur akibat agresi, mulai dari pabrik air minum, klinik kesehatan, hingga relawan Indonesia yang menjadi korban kekerasan militer. Hal tersebut semakin menguatkan tekad NPC untuk membangun kemandirian dan keberlanjutan program di wilayah konflik.
Sementara di Indonesia, NPC saat ini masih berfokus pada penanganan darurat, namun akan berlanjut pada program pemberdayaan masyarakat, khususnya petani dan nelayan di Papua, Maluku, dan wilayah lain di Nusantara. Program jangka panjang yang dirancang mencakup penguatan ekonomi rakyat, pembangunan fasilitas kesehatan, serta dukungan sektor produktif.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. NPC akan terus melanjutkan program-program kemanusiaan yang berkelanjutan, transparan, dan berdampak nyata, baik untuk Indonesia maupun untuk saudara-saudara kita di Palestina,” pungkas Bang Onim.
Peluncuran Laznas NPC ini diharapkan menjadi tonggak baru penguatan gerakan zakat nasional yang berorientasi pada kemanusiaan global, solidaritas umat, dan kemandirian bangsa. (Hsn).

