KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, 19 Oktober 2025 – “Minus Ayesha sudah -11.00 di usia 14 tahun. Kami sudah mencoba berbagai cara, tapi tidak ada yang berhasil. Sebagai orang tua, saya takut sekali karena ibu saya dulu menderita glaukoma. Saya tidak mau hal serupa terjadi pada anak saya,” tutur Sri Utami, ibu dari Ayesha, dengan mata berkaca-kaca.
Ayesha adalah remaja berusia 14 tahun yang sempat kehilangan kepercayaan diri akibat kondisi matanya. Sejak duduk di bangku sekolah menengah, ia harus memakai kacamata berlensa tebal, membuatnya sering menjadi bahan ejekan teman-teman. Aktivitas belajar pun terasa terbatas, dan kepercayaan dirinya menurun drastis.
Setiap hari, Ayesha harus menghadapi pandangan buram ketika kacamatanya terlepas. “Saya sering merasa minder dan malu. Rasanya berbeda sendiri dibanding teman-teman,” ungkapnya pelan.
Namun titik terang muncul ketika Ayesha dan ibunya berkenalan dengan VIO Optical Clinic. Setelah pemeriksaan lengkap, dokter di sana merekomendasikan terapi Ortho-K (Orthokeratology). Dengan disiplin dan bimbingan tim medis, kondisi minus Ayesha mulai terkendali dan perlahan menurun. Kini, ia dapat melihat jelas tanpa harus bergantung pada kacamata tebal.
“Setelah menjalani terapi Ortho-K, penglihatan saya jauh lebih jelas. Saya lebih percaya diri, bisa belajar lebih fokus, dan tidak khawatir lagi diejek karena kacamata,” ujar Ayesha tersenyum lega.
Terapi Ortho-K merupakan solusi inovatif untuk mengendalikan dan menekan perkembangan mata minus (miopia) dengan menggunakan lensa khusus yang dipakai saat tidur malam. Lensa ini secara lembut membentuk ulang kornea tanpa tindakan bedah. Saat bangun, pasien dapat melihat jelas tanpa kacamata di siang hari.
Keunggulan Ortho-K terletak pada sifatnya yang non-invasif, aman, dan cocok bagi anak-anak atau remaja dengan risiko minus tinggi. Berbagai penelitian medis internasional menunjukkan terapi ini efektif menekan progresi miopia hingga lebih dari 50%.
Di VIO Optical Clinic, Ortho-K menjadi bagian dari layanan Vision Therapy, yaitu pendekatan komprehensif untuk menjaga kesehatan mata sejak dini. Program ini tidak hanya memberikan solusi visual sementara, tetapi juga memperbaiki sistem penglihatan secara menyeluruh agar berfungsi optimal.
“Setiap mata memiliki cerita unik dan memerlukan pendekatan personal,” jelas dr. Christella Caroline, Sp.M, dokter spesialis mata di VIO Optical Clinic. “Kami percaya menjaga kesehatan mata anak sejak dini adalah investasi masa depan mereka. Terapi Ortho-K bukan hanya tentang bisa melihat jelas tanpa kacamata, tapi juga tentang tumbuh dengan percaya diri dan aktif.”
Bagi Sri Utami, perubahan pada putrinya merupakan keajaiban dari kemajuan teknologi kesehatan mata. “Kami sudah mencoba banyak hal, tapi hasilnya nihil. Di VIO Optical Clinic, kami merasa sangat diperhatikan. Pemeriksaannya detail, penjelasannya sabar, dan hasilnya nyata. Sekarang Ayesha bahagia dan bisa beraktivitas normal lagi. Itu hadiah terbesar bagi kami,” ucapnya haru.
Kisah Ayesha menjadi bukti nyata bagaimana terapi Ortho-K dapat mengubah hidup remaja dengan mata minus tinggi. Lebih dari sekadar penglihatan yang jernih, terapi ini membuka peluang masa depan yang lebih cerah.
Sebagai bentuk komitmen terhadap edukasi kesehatan mata, VIO Optical Clinic menggelar Press Conference pada 19 Oktober 2025 di Sunter, Jakarta Utara, dengan menghadirkan narasumber Ayesha, ibunya Sri Utami, dan dr. Christella Caroline, Sp.M. Acara ini menjadi sarana inspiratif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini melalui terapi yang tepat dan aman.
Tentang VIO Optical Clinic
Berdiri sejak 2013, VIO Optical Clinic adalah klinik Vision Therapy pertama di Indonesia yang didirikan oleh dokter optometri lulusan Cebu Doctor University, Filipina. Klinik ini dipimpin oleh tenaga ahli bersertifikasi internasional, di antaranya Fellow of the American Academy of Optometry (FAAO) dan Fellow of the International Academy of Low Vision Specialists (FIALVS).
Selain terapi Ortho-K, VIO Optical Clinic menyediakan berbagai layanan unggulan, antara lain:
- Myopia Control Therapy untuk mencegah pertambahan minus pada anak
- Vision Therapy untuk mata juling dan mata malas
- Terapi buta warna
- Rehabilitasi Low Vision dengan alat bantu seperti Bioptic Telescope, Jordy, dan Pebble Magnifier
- Koleksi kacamata dan lensa kontak berkualitas tinggi dengan teknologi optik terkini
Pelayanan VIO Optical Clinic didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter optometri, dokter spesialis mata, serta refraksionis optisi, dengan fasilitas pemeriksaan modern untuk menjamin hasil terapi yang maksimal.

