Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih Tegaskan Komitmen Besar Desa untuk Mengawal Transformasi Pembangunan Nasional

Posted on 25 November 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apdesi Merah Putih yang digelar di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Selasa (25/11), menjadi momentum penting bagi arah baru pembangunan desa di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih menyampaikan sambutan yang menjadi sorotan utama, menegaskan peran strategis kepala desa dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.

Acara pelantikan yang dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ini menandai babak baru konsolidasi kepemimpinan desa. Namun demikian, sambutan Ketum DPP Apdesi Merah Putih menjadi pusat perhatian karena menyampaikan arah gerak dan visi organisasi dalam lima tahun ke depan.

Ketum Apdesi Merah Putih: Desa Harus Jadi Subjek, Bukan Sekadar Penerima Program

Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih menegaskan bahwa desa bukan lagi entitas yang menunggu program dari pemerintah, tetapi harus menjadi penggerak utama pembangunan berbasis potensi lokal.

“Kami hadir bukan sekadar untuk menerima kebijakan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap program yang menyentuh desa benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Desa harus menjadi subjek pembangunan. Desa harus berdiri di depan, bukan di belakang,” tegasnya di hadapan jajaran pengurus dan tamu undangan.

Ketum menekankan bahwa Apdesi Merah Putih membawa misi untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam mengelola program pembangunan, termasuk mengadopsi konsep desa tematik yang saat ini menjadi pendekatan baru pemerintah dalam memaksimalkan potensi desa.

Ia menegaskan bahwa kepala desa di seluruh Indonesia memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan daerahnya. Dengan lebih dari 74 ribu desa, Indonesia memiliki modal sosial dan ekonomi yang sangat besar jika dikelola dengan benar.

Baca Juga:  Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Negara Harus Bela Kaum Buruh dan Rakyat Kecil

Dukung Penuh Desa Tematik dan Pembangunan Berbasis Potensi

Ketua Umum Apdesi Merah Putih menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal program desa tematik sebagai landasan pengembangan ekonomi lokal. Ia menilai pendekatan tersebut mampu memperkuat produktivitas, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat struktur ekonomi dari bawah.

“Kami siap mendorong seluruh kepala desa untuk mengembangkan potensi unggulan desa. Bila desa memiliki komoditas unggul seperti perikanan, pertanian, atau wisata, maka itu yang harus dioptimalkan. Inilah jalan untuk menciptakan desa yang mandiri, kuat, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa desa tematik menjadi kunci utama dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mewujudkan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto: membangun dari desa untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Penegasan Peran Desa sebagai Pengawal Kebijakan Pemerintah

Dalam sambutannya, Ketum DPP Apdesi Merah Putih menekankan bahwa pemerintah desa harus berdiri di garis terdepan sebagai pengawal program nasional yang masuk ke desa. Ia mengatakan bahwa Apdesi Merah Putih akan memposisikan diri sebagai organisasi yang aktif mengawasi implementasi kebijakan dan memastikan agar tidak terjadi ketimpangan atau penyimpangan dalam pelaksanaannya.

“Apdesi Merah Putih hadir untuk mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan setiap program berjalan dengan benar. Kepala desa memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga pengawasan paling efektif dimulai dari desa,” tegasnya.

Pernyataan ini disambut dukungan Mendes PDT Yandri Susanto, yang menyampaikan bahwa kolaborasi antara kementerian dan Apdesi Merah Putih akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan desa.

Perkuat Koperasi Desa Merah Putih sebagai Tulang Punggung Ekonomi Pedesaan

Ketua Umum juga menyinggung komitmen organisasi untuk memperkuat Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, koperasi desa merupakan instrumen penting untuk memperkuat ekonomi rakyat, karena menyediakan akses permodalan, pendampingan usaha, serta mempertemukan rantai pasok di tingkat lokal.

Baca Juga:  Mitra Visual Group Perkuat Ekspansi Nasional, Respons Lonjakan Permintaan LED-LCD dan Perkembangan Industri Event Indonesia di JAVME Expo 2025

“Kami ingin Kopdes Merah Putih menjadi rumah besar ekonomi desa. Di dalamnya, petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat biasa dapat tumbuh bersama. Ini bukan sekadar koperasi, tetapi gerakan ekonomi nasional dari desa,” tegasnya.

Zulkifli Hasan yang hadir sebagai pembicara juga mendukung gagasan ini, menyebutkan bahwa kepala desa adalah tokoh masyarakat yang memiliki peran strategis dalam memastikan koperasi berjalan dengan baik dan menjadi roda penggerak ekonomi desa.

Apdesi Merah Putih Berkomitmen Menjawab Tantangan Baru Desa

Dalam bagian penutup sambutannya, Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih menekankan bahwa desa hari ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Mulai dari digitalisasi, perubahan iklim, kebutuhan layanan publik yang semakin tinggi, hingga tuntutan pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat tata kelola desa, membangun kapasitas kepala desa, serta menciptakan inovasi baru yang dapat diimplementasikan di seluruh daerah.

“Kami siap menjadi jembatan antara desa dan pemerintah pusat. Apdesi Merah Putih akan bergerak cepat, bekerja tepat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Momentum Kebangkitan Desa Indonesia

Pelantikan DPP Apdesi Merah Putih kali ini tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga simbol kebangkitan desa sebagai kekuatan besar dalam pembangunan nasional. Dengan dukungan pemerintah dan komitmen kuat dari jajaran pengurus, desa diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan yang berdampak luas bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Apdesi Merah Putih membawa pesan bahwa kemajuan Indonesia dimulai dari desa—dan desa siap mengambil peran tersebut.

Pos Terbaru

  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
  • myBCA JSD Blok M Festival 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Lebih dari 11 Zona Kreatif dan Pengalaman Urban Terbesar di Jakarta
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme