KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, 30 April 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Kabupaten Bulungan, H. Riyanto, S.Sos., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam mempromosikan produk UMKM daerah melalui kegiatan Festival Bulungan Berkarya yang dirangkaikan dengan launching gerai produk UMKM di Gedung PT Sarinah Jakarta.
Dalam wawancara bersama awak media usai kegiatan, H. Riyanto menyatakan bahwa kehadiran produk UMKM Bulungan di Sarinah merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk mendorong produk lokal naik kelas dan dikenal secara luas.
Ia mengawali pernyataannya dengan menyampaikan salam dan penghormatan kepada seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang terhormat Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Republik Indonesia, yang kami hormati Bupati Bulungan beserta istri, Wakil Bupati Bulungan, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan atau yang mewakili, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri atau yang mewakili, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, jajaran manajemen Sarinah yang diwakili oleh Presiden Business Development and Partnership, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan, kepala perangkat daerah, Universitas Kaltara, mitra strategis, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi langkah nyata dalam memperluas pemasaran produk UMKM Bulungan ke tingkat nasional.
Menurutnya, selama ini produk UMKM cenderung hanya beredar di daerah masing-masing, namun melalui kolaborasi dengan Sarinah, produk-produk tersebut kini memiliki akses ke pasar yang lebih luas.
Kami berharap produk-produk UMKM ini tidak hanya dipasarkan di daerahnya masing-masing, tetapi bisa masuk ke pasar nasional bahkan internasional. Di Sarinah ini tidak hanya disediakan tempat, tetapi juga program-program yang mendorong pengembangan UMKM ke tingkat yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan ekonomi daerah, khususnya Kabupaten Bulungan, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional.
Kami yakin kerja sama ini akan menjadi awal yang baik, bukan hanya bagi Kabupaten Bulungan, tetapi juga bagi Indonesia dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama dalam bidang pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan di Kabupaten Bulungan. Kesepakatan ini diharapkan mampu memperkuat arah pembangunan hijau yang menjadi visi daerah.
Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, pembangunan berkelanjutan dapat semakin mendorong kemajuan Kabupaten Bulungan, khususnya dalam pengembangan ekonomi berbasis lingkungan.
Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata kepada para perwakilan kementerian dan mitra strategis. Penyerahan cinderamata dilakukan langsung oleh Bupati Bulungan, Wakil Bupati Bulungan, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara.
Cinderamata diberikan kepada Kementerian UMKM Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam pengembangan UMKM nasional, kepada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri atas peran dalam penguatan sinergi pembangunan daerah, serta kepada Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan atas kontribusi dalam pengembangan UMKM berbasis ekonomi hijau.
Apresiasi juga diberikan kepada pihak Sarinah sebagai mitra strategis nasional yang telah membuka akses promosi dan memperkuat posisi produk UMKM Bulungan di pasar nasional. Selain itu, penghargaan turut disampaikan kepada Pilar Nusantara atas dukungan dalam implementasi program transfer anggaran berbasis ekologi di Kabupaten Bulungan.
Dalam kesempatan wawancara lanjutan, H. Riyanto secara khusus menyoroti potensi produk unggulan Bulungan, terutama komoditas cokelat, keripik, produk olahan ikan, hingga kerajinan lokal yang dipamerkan di Sarinah.
Ia menyebutkan bahwa terdapat sekitar 30 produk UMKM yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah Kabupaten Bulungan yang mempromosikan produk lokal seperti cokelat khas Bulungan ke tingkat nasional. Mudah-mudahan upaya ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak hanya berdampak pada pelaku usaha, tetapi juga akan memberikan efek berantai ke desa-desa lain di Kabupaten Bulungan.
Harapan kami tentu ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga menjangkau desa-desa lain.
Ia juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Bulungan sebagai wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Malaysia, khususnya Sabah. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam memperkuat daya saing produk lokal.
Kami berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia, khususnya Sabah. Selama ini produk luar cukup banyak masuk, sehingga kehadiran produk lokal Bulungan di pasar nasional menjadi sangat penting agar mampu bersaing dan dikenal luas.
H. Riyanto menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap program pemerintah daerah, termasuk fasilitasi melalui kebijakan dan dukungan anggaran seperti program Kredit Mesra yang membantu pelaku UMKM berkembang.
Kami sangat mendukung program ini, termasuk upaya pemerintah daerah dalam memberikan fasilitas seperti kredit mesra untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Kabupaten Bulungan.
Usai acara launching dan prosesi gunting pita di lantai 4 Gedung Sarinah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seremoni di lantai Ground Floor yang menampilkan tarian tradisional Dayak sebagai simbol kekayaan budaya daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi UMKM Bulungan di tingkat nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

