Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Investasi Pariwisata Bali Utara Menggeliat, PT Sarana Pembangunan Bali Kucurkan Rp250 Miliar untuk Proyek Strategis Dopin Indonesia

Posted on 31 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 30 Desember 2025 — Arus investasi di sektor pariwisata nasional kembali menunjukkan tren positif. PT Sarana Pembangunan Bali menyatakan komitmennya untuk menanamkan investasi hingga Rp250 miliar secara bertahap dalam pengembangan proyek-proyek pariwisata strategis yang dikelola Dopin Pariwisata Indonesia.

Kerja sama investasi ini difokuskan pada pengembangan hotel dan kawasan wisata terpadu, terutama di wilayah Bali Utara. Kawasan tersebut dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan, seiring menguatnya kembali wacana pembangunan Bandara Bali Utara yang diproyeksikan menjadi motor pemerataan pariwisata di Pulau Dewata.

CEO PT Sarana Pembangunan Bali, Made Hariyantha, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Dopin Pariwisata Indonesia merupakan langkah strategis dalam memperkuat portofolio investasi jangka panjang perusahaan, khususnya di sektor pariwisata berkelanjutan.

Ia menjelaskan, selain mengandalkan pendanaan internal, perusahaan juga telah mengantongi mandat berupa letter of investment dari investor luar negeri yang akan direalisasikan mulai 2026 untuk pengembangan proyek perhotelan dan destinasi wisata.

“Dopin kami nilai sebagai mitra yang tepat karena memiliki pengalaman dan rekam jejak kuat dalam investasi proyek-proyek besar di sektor pariwisata. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Made Hariyantha di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, realisasi investasi senilai Rp250 miliar akan dilakukan secara bertahap, mengikuti kesiapan lahan, perizinan, serta tahapan pengembangan proyek. Skema ini dinilai lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan memberikan ruang pengelolaan risiko yang lebih terukur.

Made juga menyoroti besarnya potensi Bali Utara yang masih terbuka lebar. Kebutuhan akan fasilitas akomodasi, kawasan wisata terpadu, serta infrastruktur pendukung pariwisata dinilai akan terus meningkat seiring pertumbuhan arus wisatawan di masa mendatang.

Sementara itu, dari sisi mitra, Dopin Pariwisata Indonesia menargetkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi ekspansi bisnis dan penguatan struktur pendanaan. Presiden Direktur Dopin Group, Donny Pur, menegaskan bahwa masuknya PT Sarana Pembangunan Bali menjadi indikator kuatnya kepercayaan investor terhadap model bisnis dan pipeline proyek Dopin.

Baca Juga:  Kapolda Kaltara Kunjungi Polres Malinau, Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme Pelayanan Polri

“Kolaborasi ini bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga sinergi jejaring, pengalaman, dan visi jangka panjang dalam pengembangan destinasi wisata nasional,” ujar Donny Pur.

Dopin Pariwisata Indonesia selama ini dikenal aktif sebagai investor strategis dan mitra pengembang di berbagai proyek perhotelan, resort, dan kawasan wisata. Sementara PT Sarana Pembangunan Bali memiliki reputasi dalam pengembangan serta pembiayaan proyek-proyek strategis di berbagai sektor.

Kerja sama ini juga dipandang selaras dengan kebutuhan penguatan ekosistem pariwisata Bali Utara, terutama sebagai kawasan penyangga rencana Bandara Bali Utara. Pengembangan hotel, resort, dan fasilitas wisata yang memadai dinilai krusial untuk mendukung konektivitas, distribusi wisatawan, serta mengurangi ketimpangan pariwisata yang selama ini terpusat di Bali Selatan.

“Jika bandara terealisasi, kawasan sekitarnya harus siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Investasi pariwisata harus mampu mendorong dampak ekonomi yang luas,” kata Donny Pur.

Selain memperkuat sektor pariwisata, investasi ini diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM lokal, hingga percepatan pembangunan infrastruktur pendukung. Kedua perusahaan menegaskan komitmen untuk mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, nilai budaya lokal, serta pemberdayaan masyarakat setempat.

Pos Terbaru

  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
  • myBCA JSD Blok M Festival 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Lebih dari 11 Zona Kreatif dan Pengalaman Urban Terbesar di Jakarta
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme