JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, 30 Juli 2025 — Industri alat kesehatan nasional kini menunjukkan pertumbuhan signifikan dan peran strategis dalam sistem kesehatan Indonesia. Tercatat sebanyak 812 produsen alat kesehatan lokal dan 5.661 distributor resmi telah aktif beroperasi di seluruh Indonesia. Tingkat penggunaan produk alat kesehatan dalam negeri meningkat tajam dari 12% pada 2019 menjadi sekitar 48% pada 2024. Selain untuk kebutuhan domestik, ekspor alat kesehatan Indonesia pada 2024 menembus angka Rp 4,6 triliun atau setara dengan USD 273 juta.
Pasar connected healthcare di Indonesia juga mengalami perkembangan pesat dengan proyeksi nilai mencapai USD 880 juta pada 2025, tumbuh dengan CAGR sebesar 28%. Lonjakan ini didorong oleh kebutuhan layanan kesehatan digital seperti telemedicine dan pemantauan jarak jauh. Pemerintah pun menargetkan pertumbuhan industri alat kesehatan nasional sebesar 8% pada 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sistem kesehatan.
Dalam rangka mendukung visi tersebut, Krista Exhibitions bekerja sama dengan GAKESLAB INDONESIA (Perkumpulan Organisasi Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia) akan menyelenggarakan Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 pada 6–8 Agustus 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Pameran internasional ini akan menghadirkan lebih dari 60 perusahaan dari 12 negara, termasuk China, India, Jepang, Jerman, USA, dan Indonesia, serta menargetkan kehadiran lebih dari 15.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.
“Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 hadir sebagai ruang strategis untuk business matching dan networking dengan skema B2B, B2H, dan B2A. Tujuannya membangun ekosistem industri kesehatan nasional yang tangguh dan berdaya saing global,” ujar Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions.
“Selain pameran, kami juga menggelar RAKERNAS GAKESLAB INDONESIA 2025, seminar nasional, workshop, serta desk consult mengenai isu-isu terkini di sektor alat kesehatan,” tambah Rd. Kartono Dwidjosewojo, Ketua Umum GAKESLAB INDONESIA.
Pameran ini juga menghadirkan workshop e-katalog oleh LKPP RI, seminar “UMKM Bisa Ekspor” oleh Kementerian Perdagangan RI, hingga sesi konsultasi regulasi terkait CDAKB, IDAK, CPAKB, NIE, dan KFA. Dari sisi akademik, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran akan menyampaikan seminar bertema “The Importance of Caries Prevention for Children’s Growth and Development.”
Ajang ini didukung oleh berbagai lembaga dan instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, LKPP, serta asosiasi rumah sakit (ARSADA, PERSI), asosiasi profesi (IDI), dan Dinas Kesehatan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 terbuka untuk:
- Pelaku industri dan distributor alat kesehatan
- Pengelola rumah sakit dan bagian pengadaan
- Tenaga medis dan akademisi
- Masyarakat umum yang ingin mengetahui perkembangan teknologi dan inovasi kesehatan
Melalui kegiatan ini, Krista Exhibitions dan GAKESLAB INDONESIA berharap dapat mendorong kolaborasi multisektor, memperluas jaringan usaha, serta membuka peluang investasi baru yang akan memperkuat peran strategis sektor kesehatan dalam pembangunan nasional.

