KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Industri drone Indonesia kembali menunjukkan geliatnya. PT HASCO Drone resmi melakukan debutnya di ajang ADEXCO 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 10–13 September 2025. Kehadiran perusahaan ini menjadi sorotan karena menampilkan berbagai inovasi drone dan sistem penyelamatan maritim berteknologi tinggi.
Direktur HASCO Drone, Andy Saputra, menjelaskan bahwa pameran ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk unggulan buatan HASCO Drone, salah satunya Chasing X. Produk tersebut dilengkapi teknologi terbaru seperti OctaDrive Power Layout, AI Host Platform, Innovative underwater e-PTZ, hingga AnchorX Smart Omnidirectional Anti-Current System yang disebut sebagai pertama di dunia.
Selain Chasing X, HASCO Drone juga membawa Cargo eVTOL Drone yang mampu mengangkut beban hingga 200 kilogram dengan jarak tempuh mencapai 65 kilometer. Ada pula Maritime Intelligent Rescue System serta Smart Lifebuoy bermotor yang dirancang untuk mempercepat proses penyelamatan korban tenggelam di laut dan pelabuhan.
“Kami terus berinovasi menghadirkan teknologi drone yang tidak hanya untuk industri, tetapi juga mendukung misi kemanusiaan dan pertahanan. Harapannya, pemerintah lebih terbuka dalam mendukung produk drone lokal, terutama dalam hal transparansi pengadaan dan pemanfaatannya di berbagai sektor,” ujar Andy.
Sejak berdiri tahun 2012, HASCO Drone telah berevolusi dari distributor drone internasional menjadi pengembang produk lokal yang berfokus pada teknologi maritim. Partisipasi perdana di ADEXCO 2025 ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat branding sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk institusi pemerintah dan swasta.
Dengan berbagai inovasi tersebut, HASCO Drone optimis dapat berperan besar dalam mendukung kemandirian teknologi drone Indonesia serta menghadirkan solusi modern di sektor maritim, industri, dan keselamatan publik.

