Kompasindo.co.id, Jakarta —Majelis Darul Musthofa Tanjung Barat, Jakarta Selatan kembali menggelar pengajian rutin Subuh bersama al-Mukarrom Habib Hamid bin Umar al-Hamid. Pada kesempatan kali ini, beliau melanjutkan pembahasan kitab klasik An-Nashoihud Diniyyah karya Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad, Bertempat di Majelis Darul Musthofa, Al- Madinatul Munawaroh Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Ahad, 5 Rabiul Akhir 1447 H (28/9).
Habib Hamid menjelaskan bahwa kitab ini mengajarkan nasihat-nasihat penting dalam kehidupan beragama, mulai dari menjaga sholat, keikhlasan hati, hingga adab dalam berinteraksi dengan sesama. Menurut beliau, salah satu kunci utama keberkahan hidup adalah menjaga sholat tepat waktu dengan penuh kekhusyukan.
Dalam tausiyahnya, Habib Hamid menekankan bahwa orang-orang yang senantiasa mendirikan salat dengan hati yang hadir akan mendapatkan warisan agung dari Allah SWT. Beliau juga mengingatkan jamaah untuk senantiasa berusaha mendirikan sholat berjamaah di masjid karena setiap langkah menuju rumah Allah dicatat sebagai pahala besar.
“Sholat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kebutuhan ruhani yang memperkuat jiwa, menenangkan hati, dan membawa keberkahan hidup,” tutur Habib Hamid di hadapan jamaah yang hadir.
Pengajian rutin Subuh di Majelis Darul Musthofa terus menjadi wadah bagi umat Islam untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat silaturahmi. Kajian kitab karya ulama besar ini diharapkan menjadi pegangan bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

