JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, 23 Agustus 2025 – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) V Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) yang digelar di Jakarta, Sabtu (23/8).

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Munas kelima IKAL Lemhannas yang berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menegaskan, forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi lima tahunan, tetapi momentum strategis untuk menyatukan arah dan semangat para alumni Lemhannas dalam berkontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa.
“Alumni Lemhannas yang telah digembleng dan dididik melalui program pendidikan strategis memiliki peran sangat penting dalam memastikan arah kemajuan bangsa. Di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045, tugas ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Ace Hasan.
Ia menekankan bahwa Lemhannas, sejak didirikan oleh Presiden Soekarno pada 1965, menjadi center of excellence pendidikan kepemimpinan strategis nasional. Lembaga ini telah mencetak pemimpin yang berkarakter negarawan, berintegritas, berpikir komprehensif, dan mampu menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dalam pidatonya, Gubernur Lemhannas juga menyinggung dinamika global yang semakin kompleks, dari era VUCA hingga kini memasuki era BANI. Menurutnya, setiap negara kini lebih mengedepankan kepentingan nasionalnya, sehingga Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional dan kolaborasi lintas sektor.
“Spirit yang kita bangun adalah Indonesia Incorporated. Melalui Lemhannas dan para alumninya, kita harus mampu memperkuat ketahanan nasional dengan berkolaborasi, menghilangkan ego sektoral, dan bersama-sama menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ace Hasan juga memaparkan transformasi program pendidikan Lemhannas, seperti penyederhanaan masa pendidikan reguler dan singkat, hingga penguatan program pemantapan pimpinan daerah. Semua inovasi tersebut ditujukan untuk memperkuat peran Lemhannas sebagai pilar baru ketahanan nasional.
Sebagai Pembina IKAL, ia memberikan penghargaan kepada Ketua Umum IKAL, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, atas dedikasi dan kepemimpinannya yang dinilai telah memberi arah dan kontribusi besar bagi Lemhannas dan para alumninya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Lemhannas mengajak seluruh alumni IKAL Lemhannas untuk memperbaharui komitmen kebangsaan, menjaga nilai-nilai konsensus nasional, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. “Organisasi yang kuat adalah tempat di mana setiap suara dihargai dan setiap langkah diambil bersama menuju keberhasilan,” tutupnya.
Sebagai tanda resmi dimulainya Munas V IKAL Lemhannas, Gubernur Lemhannas RI didampingi jajaran pengurus IKAL memukul gong di hadapan para peserta Munas, tokoh bangsa, dan tamu undangan yang hadir.

