KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, 21 Oktober 2025 – Pameran internasional AllPack Indonesia 2025 resmi dibuka hari ini di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan akan berlangsung hingga 24 Oktober 2025. Pameran yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions ini menjadi ajang terbesar di Asia Tenggara untuk sektor pengemasan, pengolahan pangan, farmasi, kosmetik, dan teknologi manufaktur.
Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim, serta sejumlah delegasi internasional, termasuk Mr. Okawara Yukio, Chairperson of the Board Japan Food Machinery Manufacturers Association (JFMMA), yang turut memberikan sambutan.
Dalam pidatonya, Mr. Okawara Yukio menyampaikan bahwa JFMMA telah berdiri selama 77 tahun dan kini menaungi 523 perusahaan anggota, terdiri dari 253 anggota penuh dan 270 anggota afiliasi. Ia juga menyoroti peran penting FOOMA Japan, pameran mesin dan teknologi pangan terbesar di dunia, yang akan digelar untuk ke-49 kalinya di Tokyo pada Juni 2026, dengan lebih dari 1.000 peserta pameran dan 110.000 pengunjung dari 60 negara.
“Melalui pameran seperti AllPack Indonesia, kami melihat peluang besar untuk memperkuat kolaborasi antara Jepang dan Indonesia dalam bidang teknologi pengolahan pangan. Kami membawa delapan perusahaan anggota JFMMA yang berpartisipasi langsung tahun ini, dan berharap pengunjung dapat melihat secara langsung inovasi mesin pangan Jepang yang efisien, higienis, dan berkelanjutan,” ujar Okawara.
Sementara itu, CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, dalam sambutannya menegaskan bahwa AllPack Indonesia 2025 merupakan platform penting untuk mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. “AllPack tidak hanya menjadi tempat pameran, tetapi juga ruang kolaborasi untuk inovasi dan pertukaran teknologi global yang mendukung industri pengemasan dan pengolahan pangan Indonesia menuju masa depan yang lebih modern dan berdaya saing,” ujarnya.
Pameran AllPack Indonesia 2025 menghadirkan ratusan perusahaan peserta dari 20 negara, menampilkan berbagai teknologi terbaru mulai dari mesin pengolahan, pengemasan, labeling, printing, farmasi, hingga peralatan laboratorium. Acara ini juga diramaikan dengan business matching, seminar teknologi, serta demo produk langsung dari berbagai brand internasional.
Melalui kolaborasi seperti ini, industri manufaktur dan teknologi pangan Indonesia diharapkan terus tumbuh, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

