KOMPASINDO.CO.ID, ICE BSD CITY – EV Sun Sdn Bhd dan EV Lighting Sdn Bhd asal Malaysia hadir di ajang Indonesia Furniture & Design Expo (IFFINA) 2025 yang berlangsung pada 17–19 September 2025 di Hall 5–7, ICE BSD City. Dalam kesempatan ini, Nelson Lim selaku CEO EV Sun didampingi Yohanis Sampe Kendek, Director PT Dehantong Sejahtera Perdana selaku distributor resmi EV Sun di Indonesia, memperkenalkan rangkaian produk pencahayaan inovatif yang mengutamakan aspek kesehatan bagi penggunanya.
Nelson Lim menjelaskan bahwa EV Sun tidak hanya berfokus pada pencahayaan konvensional, tetapi menghadirkan produk lampu yang mampu menjaga kualitas kesehatan manusia. Lampu-lampu EV Sun dirancang dengan teknologi yang dapat mengurangi dampak negatif pencahayaan terhadap mata, mengontrol intensitas panas, sekaligus menjaga kebersihan dan kualitas udara di sekitar area penggunaannya. Produk ini telah digunakan secara luas di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan kini semakin dikenal di pasar Indonesia sejak satu hingga dua tahun terakhir.
“Lampu EV Sun tidak sekadar menerangi, tetapi berfungsi untuk menjaga kesehatan keluarga. Teknologi ini membantu mengurangi risiko kerusakan mata akibat paparan cahaya berlebih dan memastikan kenyamanan dalam penggunaan jangka panjang. Banyak rumah sakit, pasar modern, hingga fasilitas umum di Malaysia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya telah menggunakan produk kami, dan kini kami ingin menghadirkan manfaat yang sama bagi masyarakat Indonesia,” ujar Nelson Lim.
Dalam pameran IFFINA 2025, EV Sun menampilkan empat tipe produk unggulan dengan berbagai variasi penggunaan, mulai dari kebutuhan rumah tangga, perkantoran, fasilitas kesehatan, hingga ruang publik. Salah satu keunggulan utama produk EV Sun adalah efisiensi energi yang signifikan, umur pemakaian lampu yang panjang, serta adanya program garansi dan penggantian lampu hingga beberapa tahun penggunaan.
Selain itu, EV Sun juga menawarkan layanan tukar tambah (trade-in) untuk produk lampu yang sudah melewati masa pakai tertentu. Program ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi konsumen, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi limbah elektronik.
Yohanis Sampe Kendek menambahkan bahwa hadirnya EV Sun di Indonesia melalui PT Dehantong Sejahtera Perdana diharapkan mampu menjawab kebutuhan pencahayaan sehat dan ramah lingkungan. “Pasar Indonesia sangat potensial, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas pencahayaan yang tidak hanya hemat energi tetapi juga baik untuk kesehatan. Kami yakin produk EV Sun akan mendapat sambutan positif di sini,” ujarnya.
Partisipasi EV Sun di IFFINA 2025 juga menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan dan kolaborasi antarperusahaan di sektor pencahayaan dan desain interior. Nelson Lim menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga ingin membangun edukasi pasar mengenai pentingnya pencahayaan sehat.
“Kami berharap kehadiran di IFFINA ini bisa memperkuat brand EV Sun di Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama lebih luas dengan berbagai sektor, baik rumah tangga, komersial, maupun fasilitas publik. Target kami adalah menjadikan EV Sun sebagai pilihan utama untuk lampu kesehatan yang bisa digunakan di rumah, sekolah, rumah sakit, hingga area umum,” tutup Nelson Lim.

