KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025 – Seiring ditetapkannya Jakarta sebagai Kota Global atau Kota Dunia Internasional, Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Eki Pitung, berinisiatif melakukan dialog dan silaturahmi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta. Pertemuan ini berlangsung hangat dan sarat diskusi strategis mengenai peran Dewan Adat Bamus Betawi dalam mendukung diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Eki Pitung menyampaikan bahwa budaya Betawi sebagai identitas asli Jakarta memiliki posisi penting untuk diperkenalkan kepada dunia, seiring peran Jakarta sebagai kota global. Melalui audiensi ini, Dewan Adat Bamus Betawi menegaskan kesiapan untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dalam berbagai program diplomasi budaya.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah poin kerja sama. Pertama, Dewan Adat Bamus Betawi akan berperan aktif dalam pengenalan seni dan budaya Betawi kepada para duta besar serta perwakilan negara asing yang berkedudukan di Jakarta sebagai tanah Betawi.
Kedua, Dewan Adat Bamus Betawi turut mendukung program Kementerian Luar Negeri RI, BSBI (Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia), dan akan terlibat langsung dalam pelaksanaannya mulai tahun 2026.
Ketiga, melalui inisiatif Betawi Go International, Dewan Adat Bamus Betawi akan berpartisipasi aktif dalam pembuatan buku dan film pengenalan budaya serta sejarah Indonesia sebagai jendela dunia yang akan diperkenalkan kepada masyarakat internasional.
Keempat, Kementerian Luar Negeri RI bersama Dewan Adat Bamus Betawi akan menyusun agenda tahunan yang melibatkan masyarakat asing, khususnya para duta besar yang berada di Jakarta, untuk mengenakan busana serta mengikuti nilai-nilai budaya Betawi dalam momentum hari-hari besar, seperti peringatan ulang tahun Jakarta.
Kelima, Wakil Menteri Luar Negeri RI akan mengundang para atase dan CEO internasional di lingkungan Kementerian Luar Negeri. Dalam agenda tersebut, Dewan Adat Bamus Betawi akan diperkenalkan secara khusus melalui sajian kuliner Betawi, batik Betawi, serta berbagai kesenian Betawi.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat posisi budaya Betawi sebagai identitas Jakarta dan bagian penting dari diplomasi budaya Indonesia, sekaligus menegaskan peran Dewan Adat Bamus Betawi dalam membawa budaya Betawi menuju panggung internasional.

