KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, Minggu (31/8) — Komisaris Utama Bank Aset Nusantara Indonesia, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE, MM, secara resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Nusantara Samudra Indonesia terkait pembiayaan pembangunan galangan kapal dengan nilai investasi sebesar Rp1,9 triliun.
Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan industri maritim nasional, khususnya di sektor galangan kapal yang memiliki peran vital bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai negara kepulauan.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE, MM menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dukungan perbankan nasional terhadap program pemerintah dalam memperkuat industri maritim. “Indonesia memiliki potensi besar di sektor kelautan. Investasi sebesar Rp1,9 triliun ini bukan hanya untuk pembangunan fisik galangan kapal, tetapi juga untuk mendorong kemandirian industri pelayaran dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Nusantara Samudra Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Bank Aset Nusantara Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini akan mempercepat realisasi proyek strategis yang mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kapasitas produksi kapal dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor kapal dari luar negeri.
Selain aspek ekonomi, proyek ini juga diharapkan membawa dampak positif pada pengembangan teknologi dan sumber daya manusia di bidang industri perkapalan. Kehadiran galangan kapal berskala besar akan menjadi pusat pertumbuhan baru yang mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
MoU ini menandai awal dari kolaborasi jangka panjang antara Bank Aset Nusantara Indonesia dan PT Nusantara Samudra Indonesia. Kedua belah pihak berkomitmen untuk melanjutkan sinergi dalam pembiayaan, pengembangan infrastruktur, serta penguatan ekosistem maritim nasional.

