KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, 8 Oktober 2025 – Pameran internasional ALLPrint Indonesia 2025 resmi dibuka hari ini di Hall A, B, dan C Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, dan akan berlangsung hingga 11 Oktober 2025. Tahun ini menjadi momen istimewa karena penyelenggaraan ALLPrint Indonesia ke-26 bertepatan dengan perayaan 31 tahun Krista Exhibitions yang telah berdiri sejak tahun 1994.
Acara pembukaan berlangsung meriah di Hall A1 JIExpo Kemayoran, dihadiri oleh CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim, CMO Krista Exhibitions Christina Sudjie, para ketua asosiasi industri percetakan dan kemasan, tamu VIP, serta perwakilan dari kementerian terkait, termasuk Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Daud D. Salim menyampaikan bahwa penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2025 merupakan wujud komitmen Krista Exhibitions dalam mendukung pertumbuhan industri percetakan dan kemasan di Indonesia yang semakin berdaya saing secara global.
“ALLPrint Indonesia bukan sekadar pameran, tetapi momentum penting bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terbaru, menjalin kemitraan strategis, dan membangun kolaborasi lintas sektor. Kami bangga dapat terus menjadi bagian dari perkembangan industri percetakan nasional selama lebih dari tiga dekade,” ujar Daud D. Salim.
Christina Sudjie menambahkan bahwa ALLPrint Indonesia tahun ini mengusung tema “Smart Printing & Packaging Innovation” yang menyoroti digitalisasi, efisiensi produksi, dan keberlanjutan lingkungan. “Kami menghadirkan lebih dari 500 peserta dari 25 negara yang membawa berbagai inovasi terkini di bidang printing, packaging, dan grafika. Ini menjadi kesempatan besar bagi pelaku industri untuk melihat langsung teknologi masa depan percetakan,” kata Christina.

Turut menyampaikan sambutan, Ahmad Mughira Nurhani selaku Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Krista Exhibitions dalam menggelar ALLPrint Indonesia yang terus berkembang dan berkontribusi nyata bagi industri grafika nasional.
“Selama 26 tahun penyelenggaraan, ALLPrint Indonesia telah menjadi ajang yang dinantikan oleh pelaku industri percetakan di seluruh Indonesia. Kami mengapresiasi upaya Krista Exhibitions yang tidak hanya mempertemukan pelaku usaha lokal dan internasional, tetapi juga mendorong transfer teknologi dan pengetahuan bagi kemajuan industri percetakan tanah air,” ujar Ahmad Mughira Nurhani.
Pameran ALLPrint Indonesia 2025 juga diikuti oleh berbagai asosiasi terkemuka seperti Asosiasi Pemasok Mesin dan Bahan Grafika Indonesia (PPGI), Asosiasi Grafika Indonesia (AGI), serta asosiasi dari sektor kemasan, digital printing, dan percetakan 3D.
Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menghadirkan berbagai seminar, workshop, dan demo teknologi yang membahas tren percetakan modern, manajemen warna, serta peluang ekspor produk cetak Indonesia ke pasar global.
ALLPrint Indonesia 2025 terbuka untuk pelaku bisnis, profesional industri, mahasiswa, dan masyarakat umum yang ingin mengetahui perkembangan terbaru dunia percetakan dan kemasan. Krista Exhibitions menargetkan lebih dari 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai Rp 1,5 triliun selama berlangsungnya pameran, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan industri kreatif dan manufaktur di Indonesia.
Tentang ALLPrint Indonesia
ALLPrint Indonesia merupakan pameran internasional tahunan berskala besar yang mempertemukan pelaku industri percetakan, grafika, dan kemasan dari berbagai negara. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions sejak 1994, pameran ini menjadi ajang utama bagi produsen, distributor, dan inovator untuk memamerkan solusi teknologi percetakan masa depan serta menjalin kemitraan bisnis strategis di tingkat global.

