JAKARTA, KOMPASINDO.COM, 23 Agustus 2025 – Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyampaikan pesan penting dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) V IKAL yang digelar di Jakarta, Sabtu (23/8).
Dalam pidatonya, Agum menegaskan bahwa Munas V IKAL akan menjadi momentum penting karena salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum baru. Ia menekankan pentingnya menjaga proses demokrasi yang sehat, penuh persaudaraan, dan semangat kebersamaan.
> “Saya sudah menyatakan tidak akan maju kembali. Tidak baik bagi organisasi jika seseorang terlalu lama menjabat. Empat periode sudah cukup. Karena itu, saya berharap pemilihan Ketua Umum kali ini dapat berlangsung sesuai mekanisme, penuh kedewasaan, kebersamaan, dan kegembiraan,” ujar Agum.
Ia mengingatkan bahwa dalam proses demokrasi yang sehat, perbedaan pilihan adalah hal yang wajar. Menurutnya, justru perbedaan tersebut menunjukkan kedewasaan berdemokrasi.
> “Yang tidak wajar adalah kalau satu calon mendapatkan 100 persen suara. Itu artinya tidak ada dinamika. Perbedaan pilihan itu lumrah, tapi setelah pemilihan selesai, kita harus kembali bersatu untuk mendukung Ketua Umum terpilih,” tegasnya.
Agum menyebut, terpilihnya Ketua Umum baru melalui proses demokrasi yang sehat akan menjadi “kado terindah” bagi dirinya sebelum mengakhiri masa jabatannya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus, anggota, serta keluarga besar IKAL atas dukungan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.
“Harapan saya, Munas ini bisa melahirkan pemimpin baru yang dapat membawa IKAL semakin berkontribusi bagi bangsa dan negara, serta menjadi contoh prestisius dalam praktik berdemokrasi,” tutup Agum Gumelar.

