Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

ASI dan MPASI, Panduan Lengkap Nutrisi Bayi dari 0-24 Bulan

Posted on 11 Maret 2025

ASI eksklusif merupakan sumber utama nutrisi bagi bayi hingga usia enam bulan.

Dengan kandungan gizi yang lengkap, ASI tidak tergantikan oleh susu formula.

Oleh karena itu, pemberian ASI eksklusif sangat dianjurkan sebelum bayi mulai dikenalkan pada makanan pendamping ASI (MPASI).

Saat bayi mencapai usia enam bulan, sistem pencernaannya mulai siap untuk menerima makanan tambahan.

Namun, pengenalan MPASI perlu dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pencernaan bayi.

Tekstur, jenis makanan, dan porsinya harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan bayi dalam mengunyah serta menelan.

Tahapan Pemberian MPASI

Pada tahap awal (6-9 bulan), bayi sebaiknya diberikan makanan yang lembut seperti bubur buah, bubur susu, atau bubur sayuran yang dihaluskan.

Memasuki usia 10-12 bulan, makanan bisa sedikit lebih kental dan padat, seperti nasi tim.

Setelah berusia satu tahun, bayi mulai bisa mengonsumsi makanan keluarga dengan tekstur yang tetap lunak.

Untuk mengenalkan MPASI, sebaiknya mulai dengan satu jenis makanan terlebih dahulu, misalnya pisang, alpukat, atau pepaya.

Setelah itu, perhatikan respons bayi. Jika bayi menolak dengan cara memuntahkan makanan, jangan dipaksakan.

Cobalah memberikan makanan lain yang lebih sesuai dengan selera bayi.

Pentingnya Pengenalan Rasa

Bayi cenderung lebih menyukai makanan dengan rasa manis.

Oleh karena itu, sebaiknya sayuran diberikan terlebih dahulu sebelum buah-buahan agar bayi tidak terbiasa hanya dengan rasa manis.

Sayuran seperti wortel, bayam, atau labu kuning bisa menjadi pilihan awal.

Pada usia 12-24 bulan, bayi mulai dikenalkan pada finger food seperti potongan buah, sayuran rebus, atau biskuit bayi.

Selain membantu merangsang pertumbuhan gigi, makanan ini juga melatih keterampilan motorik bayi dalam menggenggam dan mengunyah.

Makanan yang Harus Dihindari

Hindari memberikan makanan yang terlalu berbumbu, pedas, asam, atau berlemak karena dapat mengganggu sistem pencernaan bayi.

Baca Juga:  Kulit Bayi Rentan? Ini Cara Perawatan yang Benar untuk Menghindari Masalah Kulit

Selain itu, pastikan makanan yang diberikan sudah diolah dengan baik dan bebas dari bahan tambahan berbahaya seperti MSG dan gula berlebih.

Mengatasi Anak Picky Eater

Beberapa bayi mengalami fase picky eater atau memilih-milih makanan. Jika bayi menolak makan, jangan langsung mengganti menu.

Cobalah menyajikan makanan dalam bentuk yang lebih menarik atau mengombinasikan bahan makanan yang berbeda agar bayi tetap mendapatkan nutrisi yang cukup.

Untuk mendukung pertumbuhan optimal bayi, para orang tua dapat mengikuti program perawatan bayi yang tidak hanya membahas MPASI, tetapi juga berbagai aspek penting dalam merawat bayi.

Dalam program ini, orang tua dapat mempelajari cara meningkatkan kecerdasan bayi, mengatasi gangguan kesehatan seperti demam atau ruam popok, serta berkonsultasi langsung dengan dokter anak mengenai berbagai masalah tumbuh kembang bayi.

Dengan pemahaman yang baik tentang MPASI, orang tua dapat memastikan bayi mendapatkan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme