Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Ketua Umum PP IPHI Erman Suparno Perkuat Ekonomi Umat, Ketahanan Pangan, dan Pembinaan Haji Mabrur

Posted on 4 Agustus 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 25 Juli 2026 – Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) menegaskan arah baru organisasi pada masa bakti 2026–2031 dengan memprioritaskan penguatan ekonomi umat, ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, peningkatan layanan kesehatan, serta pembinaan haji mabrur yang berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata IPHI dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum PP IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., usai Pengukuhan Pengurus Pusat PP IPHI Periode 2026–2031 di The President Lounge, Batavia Tower, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Erman Suparno mengatakan, ibadah haji tidak boleh dimaknai hanya sebagai penyempurna rukun Islam, tetapi harus menjadi awal lahirnya pribadi yang memiliki kepedulian sosial, semangat kebersamaan, dan komitmen membangun bangsa. Menurutnya, jutaan alumni haji Indonesia memiliki potensi besar menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual menuju Tanah Suci. Kemabruran harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan persaudaraan, kepedulian sosial, serta manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang menghimpun para alumni haji, PP IPHI akan memperkuat konsolidasi kelembagaan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota hingga kecamatan. Penguatan organisasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, kepengurusan baru akan mengedepankan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan mandiri. Seluruh elemen organisasi, mulai dari Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pembina hingga Dewan Pengurus Harian, diharapkan dapat bekerja secara terpadu dalam mewujudkan visi besar IPHI.

Dalam bidang pemberdayaan umat, PP IPHI akan mendorong lahirnya berbagai program strategis yang berfokus pada pengembangan ekonomi syariah, penguatan UMKM, peningkatan ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Tuntutan Aksi PERAMPASAN ASET, Jalih Pitoeng Ajak Peserta Aksi Jaga KETERTIBAN Demi KEMURNIAN Aksi

Erman juga mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PW IPHI Provinsi Aceh. Menurutnya, kehadiran kepengurusan baru menjadi momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap seluruh pengurus di daerah mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi keumatan, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan pelaku UMKM, meningkatkan pelayanan kesehatan, dan memperluas kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Erman kembali menegaskan bahwa IPHI merupakan organisasi kemasyarakatan yang berdiri untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan organisasi politik praktis. Sejak memperoleh badan hukum pada 22 Maret 1990, IPHI terus berkembang sebagai wadah pemersatu para alumni haji Indonesia yang memiliki semangat pengabdian kepada umat.

Ia menyebut jumlah alumni haji Indonesia yang diperkirakan telah melampaui 12 juta orang merupakan kekuatan sosial yang sangat besar. Apabila potensi tersebut dikelola secara optimal, para alumni haji diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional melalui dakwah, pendidikan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain penguatan organisasi, Erman juga menyoroti pentingnya pengelolaan dana haji yang profesional, transparan, independen, dan akuntabel. Menurutnya, dana yang berasal dari masyarakat harus dikelola secara bertanggung jawab dengan sistem pengawasan yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh calon jamaah haji Indonesia.

“Pengelolaan dana haji harus mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar kembali kepada umat,” tegasnya.

Mengakhiri keterangannya, Erman Suparno menegaskan bahwa seluruh jajaran PP IPHI periode 2026–2031 berkomitmen menjalankan organisasi dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, keterbukaan, serta semangat kolaborasi. Melalui sinergi antara pengurus pusat dan daerah, IPHI optimistis dapat memperkuat peran sebagai organisasi yang melahirkan alumni haji berkualitas sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Skandal Dugaan Klaim Asuransi Fiktif Kendaraan BUMN Terkuak, Rekayasa Sparepart dan Mark Up Bengkel Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Dengan semangat “Haji Mabrur Sepanjang Hayat”, PP IPHI bertekad menjadikan jutaan alumni haji Indonesia sebagai kekuatan sosial yang mampu memperkokoh persatuan bangsa, mempercepat pertumbuhan ekonomi umat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme