Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia

Posted on 26 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 26 Juli 2026 – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah Dr. Burhanuddin Abdullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PWRI periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XV yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung demokratis dan penuh semangat kekeluargaan, serta mendapat persetujuan bulat dari seluruh peserta Munas. Lebih dari 500 peserta yang terdiri atas delegasi PWRI dari 35 provinsi dan berbagai organisasi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) hadir dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Terpilihnya Burhanuddin Abdullah menjadi momentum penting bagi PWRI yang menaungi sekitar 3,6 juta wredatama di seluruh Indonesia. Sosok ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia itu dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta pengalaman strategis untuk membawa organisasi semakin adaptif dalam menjawab tantangan bangsa.

Munas XV tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menegaskan komitmen PWRI dalam memperkuat kontribusi para pensiunan ASN terhadap pembangunan nasional. Organisasi menilai pengalaman panjang yang dimiliki para wredatama merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk terus mendukung kemajuan Indonesia.

Burhanuddin Abdullah dikenal sebagai salah satu tokoh ekonomi nasional dengan rekam jejak panjang di bidang kebijakan publik. Selain pernah memimpin Bank Indonesia pada periode 2003–2008, ia juga dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ad interim serta aktif dalam berbagai lembaga nasional maupun internasional.

Ketua Panitia Munas XV PWRI, Rusdianto, BcIP., S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Munas yang berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan keputusan yang diterima seluruh peserta.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian Munas XV berjalan lancar, aman, dan penuh semangat persaudaraan. Proses demokrasi berlangsung dengan sangat baik sehingga menghasilkan keputusan secara aklamasi. Ini menunjukkan soliditas dan kedewasaan seluruh keluarga besar PWRI,” ujar Rusdianto.

Baca Juga:  DEV Indonesia Tampilkan Tas Fashion Berbasis Kain Nusantara di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2022

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Munas bukan semata memilih ketua umum baru, tetapi juga memperlihatkan kekuatan organisasi yang selama puluhan tahun menjadi wadah pengabdian para purnabakti aparatur negara.

Menurut Rusdianto, PWRI akan terus memperjuangkan kepentingan para pensiunan ASN sekaligus mendorong agar pengalaman dan kompetensi mereka tetap dimanfaatkan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Para wredatama memiliki pengalaman, integritas, dan jaringan yang luar biasa. Semua itu merupakan aset bangsa yang harus terus diberdayakan untuk mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Seksi Publikasi dan Media Munas XV PWRI, Drs. Asri Hadi, M.A., menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Burhanuddin Abdullah dalam membawa organisasi semakin maju.

Menurutnya, Burhanuddin merupakan figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman luas dalam mengelola institusi negara, serta visi yang kuat untuk memperkuat eksistensi PWRI di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Seluruh keluarga besar PWRI menaruh harapan besar kepada Bapak Burhanuddin Abdullah. Dengan pengalaman dan integritas yang beliau miliki, kami optimistis PWRI akan semakin solid, modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkap Asri Hadi.

Ia menegaskan bahwa PWRI bukan sekadar organisasi para pensiunan ASN, melainkan wadah berhimpunnya jutaan sumber daya manusia yang pernah mengabdikan diri sebagai birokrat, pendidik, tenaga kesehatan, hakim, diplomat, aparat penegak hukum, hingga profesional di berbagai bidang.

Menurut Asri Hadi, pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan yang dimiliki para wredatama merupakan kekuatan strategis yang tetap relevan dalam mendukung pembangunan nasional serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus aparatur negara.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dalam pembukaan Munas XV dan peringatan HUT ke-64 PWRI, menyampaikan penghargaan kepada seluruh purnabakti ASN atas dedikasi mereka dalam membangun fondasi birokrasi Indonesia.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PUAN 2025–2030, Farah Putri Nahlia Tegaskan Perempuan Harus Menjadi Kekuatan Perubahan Bangsa

Ia menegaskan bahwa transformasi birokrasi yang saat ini terus dijalankan pemerintah tidak hanya membutuhkan dukungan teknologi, digitalisasi, dan regulasi, tetapi juga memerlukan nilai-nilai keteladanan, pengalaman, serta kebijaksanaan yang dimiliki para wredatama.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Burhanuddin Abdullah, PWRI diharapkan mampu memperkuat sinergi antara para pensiunan ASN dengan pemerintah, sekaligus mengoptimalkan peran jutaan wredatama sebagai mitra strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional menuju Indonesia yang semakin maju.

Pos Terbaru

  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
  • Kasus Kekerasan Seksual Anak di Jaktim, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme