Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Milad Ke-28 Partai Bulan Bintang: Yusril Ihza Mahendra Lantik Pengurus Baru, Serahkan Pataka kepada Yuri Kemal Fadlullah, PBB Mantapkan Target Menang Pemilu 2029

Posted on 17 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) resmi memasuki babak baru perjalanan organisasi dengan menggelar puncak peringatan Milad ke-28 yang dirangkaikan dengan pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), penyerahan Pataka Partai, Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Bimbingan Teknis (Bimtek), serta peneguhan komitmen seluruh kader untuk menghadapi Pemilu 2029.

Rangkaian puncak Milad ke-28 berlangsung khidmat di Ruang Flores, Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/7/2026), dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang dari seluruh Indonesia, para tokoh nasional, pimpinan organisasi kemasyarakatan, mitra strategis partai, tamu undangan VIP, serta berbagai elemen masyarakat.

Perayaan tahun ini mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Menang”, yang menjadi semangat bersama untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat soliditas kader, sekaligus mempersiapkan langkah strategis menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Suasana pembukaan berlangsung penuh kekhusyukan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang mengiringi dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya doa dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., yang memohon keberkahan, persatuan, serta kemajuan bagi Partai Bulan Bintang dan bangsa Indonesia.

Memasuki agenda inti, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Bulan Bintang, Ruksamin, membacakan Surat Keputusan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Pj.) Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yuri Kemal Fadlullah, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran pengurus baru.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa Partai Bulan Bintang semakin profesional, modern, adaptif, serta dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.

Momen bersejarah kemudian ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka Partai Bulan Bintang oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Bulan Bintang, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, kepada Pelaksana Tugas (Pj.) Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yuri Kemal Fadlullah, S.H., M.H.

Penyerahan Pataka tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan menjadi amanah perjuangan yang harus diteruskan oleh kepengurusan baru dalam menjaga marwah partai, memperkuat organisasi, serta mengabdikan diri bagi kepentingan bangsa dan negara.

Puncak Milad ke-28 merupakan penutup rangkaian kegiatan nasional Partai Bulan Bintang yang telah berlangsung sejak 15 hingga 17 Juli 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Baca Juga:  PT Gracia Visi Pratama Tawarkan Solusi Terintegrasi Healthcare Solution & Supplies di Hospital Expo 2025

Selama tiga hari pelaksanaan, Partai Bulan Bintang menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Sumba Room, Lantai 3, yang membahas evaluasi program kerja organisasi, penyusunan strategi pemenangan Pemilu 2029, penguatan struktur partai hingga tingkat daerah, serta penyelarasan program kerja nasional.

Sementara itu, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di Singosari Room, Poolside Area, difokuskan pada peningkatan kapasitas kader, penguatan tata kelola organisasi, pendidikan politik, kepemimpinan, serta penguatan pemahaman terhadap berbagai aspek kepartaian.

Milad ke-28 juga menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Partai Bulan Bintang sejak dideklarasikan pada 17 Juli 1998. Selama hampir tiga dekade, PBB terus berupaya menjaga eksistensinya sebagai partai politik yang konsisten memperjuangkan demokrasi, supremasi hukum, keadilan, nilai-nilai keislaman yang moderat, serta kepentingan masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai menerima Bendera Pataka Partai Bulan Bintang, Pelaksana Tugas (Pj.) Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yuri Kemal Fadlullah, S.H., M.H., menyampaikan pidato perdananya yang menegaskan komitmen membawa Partai Bulan Bintang memasuki era transformasi organisasi menuju kemenangan Pemilu 2029.

Di hadapan seluruh pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus cabang, tokoh nasional, serta tamu undangan, Yuri menegaskan bahwa kepengurusan baru hadir membawa semangat perubahan yang lebih terbuka, inovatif, dan dekat dengan masyarakat.

“Saat ini kami sedang bertransformasi. Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan partai tidak selalu identik dengan suasana yang serius dan kaku. Inilah wajah baru Partai Bulan Bintang, bertransformasi untuk negeri, dan Insya Allah pada tahun 2029 meraih kemenangan,” tegas Yuri.

Menurutnya, Milad ke-28 memiliki arti yang sangat penting karena dirangkai dengan tiga agenda strategis sekaligus, yakni pembekalan kader nasional, pelaksanaan Rapat Kerja Nasional sebagai forum penyusunan arah perjuangan partai, serta pelantikan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang.

Yuri mengajak seluruh kader menjadikan tema “Bersatu, Bergerak, Menang” sebagai semangat bersama untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam pidatonya, Yuri juga mengulas sejarah lahirnya Partai Bulan Bintang yang dideklarasikan pada 17 Juli 1998 di halaman Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Menurutnya, tempat deklarasi tersebut memiliki makna historis karena menjadi simbol keberlanjutan nilai-nilai perjuangan politik yang diwariskan Partai Masyumi.

Baca Juga:  Resmikan Kantor DPP Baru dan Rayakan HUT ke-19, Oesman Sapta Tegaskan Hanura Fokus Persatuan, Kepedulian Sosial, dan Pembangunan Bangsa

Ia juga mengenang tokoh-tokoh nasional yang lahir dari Partai Bulan Bintang, di antaranya Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Hamdan Zoelva, dan almarhum Abdurrahman Saleh, sebagai bukti bahwa PBB telah melahirkan banyak pemimpin yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Yuri kembali menegaskan dukungan penuh Partai Bulan Bintang kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari komitmen menjaga konstitusi, stabilitas nasional, dan keberlanjutan pembangunan.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan nasional, mulai dari penguatan ketahanan pangan, energi, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penciptaan lapangan kerja yang menurutnya harus menjadi perhatian seluruh elemen bangsa.

Karena itu, Partai Bulan Bintang siap mengambil peran aktif melalui seluruh jaringan kader, kepala daerah, anggota legislatif, dan struktur organisasi di berbagai daerah agar program-program pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Yuri turut memperkenalkan sejumlah program unggulan Partai Bulan Bintang, seperti Gerakan Semut sebagai gerakan solidaritas ekonomi nasional, pendampingan hukum masyarakat, edukasi hukum, pemberdayaan ekonomi rakyat, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda.

Mengakhiri pidatonya, Yuri menegaskan bahwa Partai Bulan Bintang ingin menjadi partai yang tidak hanya hadir dalam kontestasi politik, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan bangsa.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Bulan Bintang, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dalam pidatonya mengingatkan bahwa kekuatan utama Partai Bulan Bintang bukan hanya terletak pada struktur organisasinya, tetapi pada kemampuan seluruh kader menjaga idealisme di tengah perkembangan politik yang semakin pragmatis.

Yusril menegaskan bahwa perjuangan politik harus selalu dilandasi keimanan, etika, integritas, dan cita-cita luhur demi kepentingan bangsa.

“Jangan kita kehilangan idealisme di tengah tantangan zaman. Berpolitik harus didasarkan pada iman, etika, dan cita-cita yang tinggi. Itulah yang harus menjadi pegangan seluruh kader Partai Bulan Bintang,” tegas Yusril.

Baca Juga:  Panglima Srikandi Napas Cendana Dorong Kolaborasi Antarorganisasi untuk Persatuan Bangsa

Sebagai partai yang berasaskan Islam, menurut Yusril, Partai Bulan Bintang harus terus menjunjung tinggi nilai keadilan, kemanusiaan, toleransi, serta penghormatan terhadap kemajemukan Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa sejak awal berdiri, Partai Bulan Bintang telah membuka ruang bagi seluruh anak bangsa tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.

Karena itu, ia meminta kepengurusan baru menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi sebagai bagian dari jati diri Partai Bulan Bintang.

Yusril juga mengajak generasi muda yang kini mendominasi kepengurusan baru untuk terus bekerja keras membesarkan partai, sementara generasi senior akan tetap memberikan pengalaman, pertimbangan, dan nasihat demi kemajuan organisasi.

Menurut Yusril, keberhasilan partai tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi di parlemen, melainkan dari seberapa besar kontribusi nyata yang diberikan kepada bangsa dan negara.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Partai Bulan Bintang selama 28 tahun, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng Milad ke-28 yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Pj.) Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yuri Kemal Fadlullah, S.H., M.H., didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Bulan Bintang, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, serta Bendahara Umum (Bendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang, Ali Reza Mahendra, S.H., M.P.P.M. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Partai Bulan Bintang sekaligus tekad bersama untuk melanjutkan perjuangan, memperkuat persatuan kader, dan menyongsong masa depan partai yang semakin maju, solid, serta siap menghadapi Pemilu 2029.

Suasana perayaan kemudian ditutup dengan penampilan spesial grup musik nasional Padi Reborn yang membawakan sejumlah lagu hits mereka. Penampilan tersebut disambut antusias seluruh kader, pengurus, tamu undangan, dan para pendukung Partai Bulan Bintang sehingga menambah semarak suasana peringatan Milad ke-28.

Melalui momentum Milad ke-28 ini, Partai Bulan Bintang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi nasional, melakukan transformasi organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta menjadi partai politik yang semakin modern, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia dengan semangat “Bersatu, Bergerak, Menang” menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme