Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

CV Restu Sejati Raih Penghargaan PAACLA Award 2026 atas Komitmen Cegah Pekerja Anak di Sektor Pertanian

Posted on 18 Juni 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture (PAACLA) atau Kemitraan untuk Aksi Penanggulangan Pekerja Anak di Sektor Pertanian menggelar PAACLA Award 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Mengusung tema “Kartu Merah untuk Pekerja Anak”, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi berbagai pihak yang berkomitmen terhadap perlindungan anak sekaligus forum diskusi nasional untuk memperkuat upaya penghapusan pekerja anak di Indonesia.

Acara tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, organisasi internasional, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil guna membahas strategi bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari pekerja anak.

Pada PAACLA Award 2026, penghargaan diberikan kepada 10 perusahaan dalam tiga kategori atas praktik inovatif yang telah dilakukan dalam penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian. Salah satu perusahaan yang menerima penghargaan tersebut adalah CV Restu Sejati.

Penghargaan diterima oleh Head of Legal & Sustainability CV Restu Sejati, Kurniawan Eka. Usai menerima penghargaan, Kurniawan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas apresiasi yang diberikan kepada perusahaan.

“Kami tentu sangat bersyukur atas penghargaan ini. Selama ini perusahaan telah menjalankan berbagai program keberlanjutan yang berkaitan dengan budidaya pertanian dan perlindungan tenaga kerja, termasuk upaya pencegahan pekerja anak. Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan bahwa program-program yang kami jalankan mendapat perhatian dan penilaian positif,” ujar Kurniawan kepada awak media.

Menurutnya, CV Restu Sejati selama ini telah memiliki berbagai program kerja yang mengacu pada panduan dan standar global terkait keberlanjutan, khususnya dalam sektor pertanian tembakau dan cengkeh. Program-program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga memastikan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pertanian.

Baca Juga:  Krista Exhibitions Optimis Empat Pameran Internasional 2025 Dorong Transaksi Rp 5–6 Triliun

Kurniawan mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam penerapan program pencegahan pekerja anak adalah pemahaman mengenai definisi pekerja anak itu sendiri, terutama dalam praktik pertanian keluarga yang umum terjadi di Indonesia.

“Dulu yang sering menjadi pertanyaan adalah bagaimana mendefinisikan pekerja anak. Apakah ketika seorang anak membantu orang tuanya di kebun sudah termasuk pekerja anak atau tidak. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini membutuhkan pemahaman yang jelas agar tidak terjadi kesalahan dalam penerapannya,” katanya.

Ia menilai kehadiran PAACLA bersama pemerintah telah memberikan kontribusi besar dalam membantu dunia usaha memahami batasan dan definisi pekerja anak melalui berbagai panduan yang diterbitkan.

“Panduan yang disusun oleh PAACLA sangat membantu kami dalam memahami mana yang termasuk pekerja anak dan mana yang bukan. Dengan adanya pedoman yang jelas, perusahaan dapat menjalankan program perlindungan anak secara lebih tepat dan efektif,” jelasnya.

Kurniawan juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya melalui dinas-dinas terkait yang selama ini aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada perusahaan maupun petani. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi seperti PAACLA menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan anak di sektor pertanian.

“Kami banyak bekerja sama dengan instansi pemerintah, khususnya dari sektor pertanian dan perkebunan. Dukungan tersebut sangat membantu dalam pelaksanaan program-program keberlanjutan yang kami jalankan di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kurniawan menegaskan bahwa penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran direksi dan manajemen perusahaan untuk terus meningkatkan berbagai program keberlanjutan yang telah berjalan.

“Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kami. Kami akan menyampaikan capaian ini kepada seluruh direksi dan manajemen sebagai bukti bahwa program-program yang dijalankan memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi petani dan keluarga petani, tetapi juga mendapat pengakuan dari pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan,” katanya.

Baca Juga:  Ketua Mahkamah Partai Berkarya Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Terus Konsolidasi Nasional Jelang Pemilu 2029

Ke depan, CV Restu Sejati berkomitmen untuk terus memperkuat program-program keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pencegahan pekerja anak, tetapi juga pada upaya menciptakan regenerasi petani muda Indonesia yang lebih berkualitas.

“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda memiliki pendidikan yang baik dan kesiapan untuk menjadi petani masa depan yang modern, produktif, dan berdaya saing. Dengan demikian, sektor pertanian Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan tanpa mengabaikan hak-hak anak,” pungkasnya.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme