Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

KNTI BINTAN: SEDIMENTASI PASIR LAUT DI PULAU NUMBING ADALAH “MESIN WAKTU” YANG KORBANKAN NELAYAN

Posted on 16 April 2026

KOMPASINDO.CO.ID, BINTAN, 15 April 2026 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan menanggapi keras aktivitas sedimentasi pasir laut di wilayah Pulau Numbing, Kabupaten Bintan. KNTI menyebut kegiatan tersebut sebagai “mesin waktu” yang akan mengorbankan nelayan dan mengancam keberlangsungan hidup 15 ribu nelayan di Bintan.

Kita KNTI sudah menolak dari tahun ,2023 sejak PP itu lahir.

“Nelayan perikanan tangkap akan menjadi korban dari kebijakan yang tidak peduli terhadap nasib nelayan,” ujar Zein, anak asli Bintan sekaligus aktivis KNTI. Ia menyatakan tidak sepakat atas aktivitas sedimentasi yang lahir lewat PP 26 Tahun 2023.

Menurut M.Zein aktivitas ini sangat disayangkan karena wilayah pulau-pulau kecil dan pesisir merupakan bagian yang dilindungi amanat *UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil*. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai tidak sesuai dengan amanat *UU No. 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam*.

“Sedimentasi pasir laut merusak ekosistem pesisir, menghancurkan terumbu karang dan padang lamun yang jadi tempat ikan berkembang biak. Kalau ini dibiarkan, 15 ribu nelayan Bintan terancam punah mata pencahariannya,” tegas M.Zein.

KNTI Bintan mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang izin sedimentasi di Pulau Numbing dan memprioritaskan perlindungan nelayan kecil serta keberlanjutan ekosistem pesisir sesuai amanat undang-undang.

Kitapastikan akan demo besar jika ini terus berjalan karena kami tidak ingin ruangan tangkap nelayan di Rampas.

Baca Juga:  PT Thermo Tech Solutions Hadir di RHVAC Indonesia 2025: Dorong Efisiensi Energi dan mendukung standar Green Building di Sektor Pendingin dan HVAC

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme