Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Kolaborasi Jadi Kunci, KKP Perkuat Pengelolaan Kelautan dan Dorong Desa Wisata Bahari Bernilai Ekonomi Tinggi

Posted on 30 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan dalam pengelolaan kelautan nasional yang memiliki cakupan wilayah sangat luas. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, A. Koswara, dalam sesi doorstop menjawab pertanyaan awak media usai Konferensi Pers “Capaian Kinerja Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2025 (Part 5)”, Selasa (30/12), di Media Center KKP, Gedung Mina Bahari IV, Jakarta.

Konferensi pers tersebut digelar sehubungan dengan akan berakhirnya Tahun Anggaran 2025, khususnya pada unit kerja Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan. Acara dihadiri oleh A. Koswara bersama jajaran Eselon II DJPK KKP, dengan moderator Miftahul Huda selaku Sekretaris Ditjen Pengelolaan Kelautan.

A. Koswara menjelaskan bahwa evaluasi dan review kinerja sepanjang 2025 menunjukkan tugas pengelolaan kelautan memiliki lingkup yang sangat luas, sehingga tidak dapat dijalankan secara sendiri-sendiri, baik di internal KKP maupun antar kementerian dan pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi teknis dengan pemerintah daerah pada bulan lalu dan awal bulan ini di Jakarta. Dari situ kami memperoleh banyak masukan strategis tentang hal-hal yang harus diperkuat ke depan, terutama terkait kolaborasi. Pengelolaan kelautan ini harus dilakukan bersama-sama,” ujar A. Koswara.

Ia menambahkan, peluang kerja sama dalam pengelolaan laut sangat terbuka, mulai dari investasi sektor pergaraman, hilirisasi sumber daya kelautan, hingga pengelolaan kawasan konservasi. Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah pengembangan blue carbon, yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk mitra dan investor, serta dukungan penguatan digital.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada pembatasan khusus terkait investasi di sektor pengelolaan kelautan. KKP justru telah bekerja sama dengan banyak mitra yang memperoleh pembiayaan di luar APBN, termasuk dari lembaga non-pemerintah dan donor internasional.

Baca Juga:  PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia

“Kerja sama yang terbangun bukan semata karena nilai ekonomi, tetapi juga karena kesamaan idealisme dalam mengelola dan menjaga lingkungan hidup,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, A. Koswara juga menyinggung pengembangan desa wisata bahari yang saat ini terus diinisiasi oleh DJPK KKP. Hingga kini, terdapat 38 desa yang telah memiliki grand design pengembangan, dengan konsep berbasis ekosistem laut dan pesisir.

Salah satu contoh konkret adalah Desa Wisata Bahari di Teluk Awur, Jepara. Program tersebut terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pengelola hingga sekitar Rp5 juta per bulan, seiring dengan bertambahnya aktivitas ekonomi berbasis ekosistem laut yang berkelanjutan.

“Ini contoh nyata bahwa pengelolaan ekosistem yang baik bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat desa. Desa-desa ini tidak hanya menjaga laut, tetapi juga mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” pungkas A. Koswara.

Melalui penguatan kolaborasi, keterlibatan mitra strategis, serta pengembangan desa wisata bahari, KKP optimistis pengelolaan kelautan Indonesia ke depan akan semakin berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme