Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Milad ke-5 AFPI di Gedung Joang ’45: Bakti Sosial dan Bela Negara Teguhkan Persatuan untuk Indonesia Maju

Posted on 20 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta — Aliansi Federasi Perjuangan Indonesia (AFPI) memperingati Milad ke-5 dengan menggelar kegiatan bakti sosial bertema “Dalam Rangka Bakti Peduli Semarak Hari Bela Negara Merajut Kebhinekaan Menjaga Persatuan dan Kesatuan” di Gedung Joang ’45, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12/2025).

Peringatan lima tahun AFPI ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi, refleksi perjalanan perjuangan, sekaligus peneguhan komitmen AFPI dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPN AFPI Drs. Suryanto Bone, Sekretaris Jenderal DPN AFPI Ustadz H. Fajar Sidik, S.I.Pol, Ketua Harian DPN AFPI sekaligus Ketua Panitia Milad ke-5 AFPI M. Kenny Satria, S.Sn, Sekretaris Dewan Pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum DPN AFPI Dr. Hc. H. Abdul Hajar Siang, Bendahara Umum H. Abdul Bakar, serta jajaran Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, para Wakil Ketua Umum, pengurus harian, dan badan otonom AFPI.

Turut hadir unsur sayap organisasi, antara lain Brigade AFPI, Srikandi AFPI, Milenial AFPI, AFPI Sporty, AFPI Entertainment, AFPI EO, serta perwakilan DPP AFPI DKI Jakarta dan DPD AFPI Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Pulau Seribu.

Rangkaian acara Milad ke-5 AFPI meliputi seremoni ulang tahun organisasi, penyerahan santunan kepada yayasan panti asuhan, pembagian kaos AFPI, pemotongan tumpeng, serta hiburan organ tunggal sebagai penutup kebersamaan.

Ketua Harian DPN AFPI sekaligus Ketua Panitia Milad ke-5 AFPI, M. Kenny Satria, S.Sn, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Milad ke-5 AFPI bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan momentum silaturahmi, refleksi, dan konsolidasi perjuangan kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik nasional.

Baca Juga:  Pelantikan Dewan Pengurus Nasional APKLINDO 2025–2030 Tegaskan Transformasi Industri Jasa Klining Servis Nasional

“Alhamdulillah wa syukurillah, di siang hari yang baik ini kita bisa berkumpul, bermuhasabah, dan bersilaturahmi dalam rangka Milad ke-5 AFPI. Lima tahun bukan waktu yang singkat, ini adalah perjalanan panjang penuh tantangan, pengorbanan, dan semangat kebersamaan,” ujar Kenny.

Dalam laporannya sebagai ketua panitia, Kenny mengungkapkan bahwa persiapan Milad ke-5 AFPI dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, namun dapat terlaksana dengan baik berkat kerja cepat, keikhlasan, dan gotong royong seluruh pihak.

“Kegiatan ini kami siapkan hanya dalam tempo dua hari. Namun berkat kerja cepat dan senyap dari rekan-rekan event organizer serta dukungan semua pihak, Alhamdulillah acara ini bisa terlaksana. Ini membuktikan AFPI adalah organisasi yang memiliki kemampuan dan kecepatan bergerak,” tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan relawan yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, bahkan biaya demi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesederhanaan acara tidak mengurangi nilai dan semangat perjuangan yang terkandung di dalamnya.

“Pertemuan ini memang sederhana, tetapi semangatnya luar biasa. Semangat membangun, semangat persatuan, dan semangat bela negara tetap menyala,” katanya.

Kenny menegaskan bahwa tema bakti sosial dan bela negara yang diusung memiliki makna strategis dalam menjaga kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.

“Bela negara bukan hanya soal angkat senjata, tetapi bagaimana kita peduli, hadir untuk masyarakat, dan menjaga persatuan. Bakti sosial ini adalah wujud nyata komitmen AFPI untuk negeri,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN AFPI, Ustadz H. Fajar Sidik, S.I.Pol, menyampaikan bahwa usia lima tahun merupakan fase penting konsolidasi organisasi untuk memperkuat jati diri AFPI sebagai organisasi perjuangan yang hadir di tengah masyarakat.

“AFPI lahir dari semangat pengabdian. Momentum Milad ke-5 ini harus menjadi pengingat bahwa organisasi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat persatuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Tri Febrianto: Kedaulatan Data Tak Akan Tercapai Tanpa SDM Kompeten dan Security by Design

Menurut Ustadz H. Fajar Sidik, tema bakti sosial dan bela negara merupakan refleksi komitmen AFPI terhadap nilai-nilai kebangsaan. Bela negara, katanya, tidak selalu dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui kerja sosial, penguatan solidaritas, dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal organisasi serta mengapresiasi peran Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, serta seluruh jajaran pengurus DPN AFPI.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. Fajar Sidik memimpin langsung sesi perkenalan jajaran pengurus DPN AFPI dari berbagai bidang sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penguatan tanggung jawab struktural.

“AFPI harus menjadi organisasi yang solutif dan responsif terhadap persoalan masyarakat. Kader-kadernya diharapkan berani mengambil peran lebih luas dengan tetap menjunjung etika dan kepentingan bangsa,” tegasnya.

Ketua Dewan Pendiri sekaligus Ketua Umum DPN AFPI, Drs. Suryanto Bone, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan lima tahun AFPI yang terus bertahan dan berkembang sebagai organisasi nasional.

“Alhamdulillah, hari ini kita memperingati Milad AFPI yang ke-5. Lima tahun adalah usia yang tidak singkat bagi sebuah organisasi perjuangan. Semoga AFPI senantiasa diberi kekuatan, kejayaan, dan keberkahan,” ujarnya.

Suryanto Bone menjelaskan bahwa AFPI lahir dari gerakan relawan yang kemudian berkembang menjadi organisasi resmi berbadan hukum dengan kepengurusan di 36 provinsi. Ia menegaskan bahwa AFPI tidak boleh bergantung pada figur semata, melainkan harus memiliki arah dan tujuan kebangsaan yang jelas.

“AFPI tidak akan besar jika kita berjalan sendiri-sendiri. Kuncinya adalah kebersamaan, saling memahami, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” tegasnya.

Dalam konteks tema kegiatan, ia menegaskan bahwa bakti sosial yang dilaksanakan merupakan wujud nyata dari nilai bela negara.

Baca Juga:  Adexco 2025 Resmi Dibuka di JIExpo Jakarta, Indonesia Disebut Laboratorium Bencana Dunia

“Bela negara adalah sikap dan tindakan. Ketika kita peduli terhadap sesama, menjaga persatuan, dan merawat kebhinekaan, di situlah nilai bela negara kita jalankan,” katanya.

Sambutan terakhir disampaikan Sekretaris Dewan Pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum DPN AFPI, Dr. Hc. H. Abdul Hajar Siang. Ia menegaskan bahwa Milad ke-5 AFPI harus dijadikan momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Selama lima tahun perjalanan AFPI tentu banyak tantangan. Tidak semua cita-cita dapat langsung terwujud, namun perjuangan tidak boleh berhenti. Dengan niat baik dan kebersamaan, AFPI akan terus diberi jalan untuk berbuat lebih besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa AFPI kini telah berkembang menjadi organisasi nasional dengan struktur yang luas, sehingga seluruh kader memiliki tanggung jawab besar untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Persatuan dan kesatuan adalah fondasi utama kekuatan bangsa. Prinsipnya jelas, United We Stand, Divided We Fall,” tegasnya.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian santunan kepada sepuluh anak yatim piatu dari yayasan sekitar oleh Ketua Umum DPN AFPI bersama jajaran, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama. Suasana kebersamaan semakin semarak dengan hiburan musik organ tunggal serta penampilan seni pencak silat yang dibawakan oleh satu pesilat cilik, yang mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan.

Milad ke-5 AFPI diharapkan menjadi tonggak penguatan gerakan organisasi, mempererat persaudaraan, serta mempertegas peran AFPI dalam menjaga persatuan dan berkontribusi nyata bagi Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat. (Hsn)

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme