Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Waspada Provokasi Anarko Jelang Hari HAM Sedunia 10 Desember 2025

Posted on 1 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Bandung – Masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu, khususnya kelompok anarko, dalam aksi memperingati Hari HAM Sedunia yang jatuh pada 10 Desember 2025 mendatang.

“Berdasarkan pengalaman aksi anarkis bulan Agustus lalu, ada indikasi terdapat pihak-pihak yang menunggangi isu tersebut untuk menciptakan situasi anarkis dan mendeskreditkan institusi Polri. Apalagi saat ini berembus kencang isu penolakan RUU KUHAP,” kata Haidal, aktivis mahasiswa Bandung.

Haidal menilai sejumlah tuntutan yang akan disuarakan beberapa kelompok berkaitan dengan dugaan tindakan represif aparat terhadap aktivis serta polemik RUU KUHAP yang telah disahkan DPR dan kini menjadi sorotan publik.

Meski begitu, ia meyakini masyarakat kini semakin cerdas dalam membedakan isu murni dengan isu yang ditunggangi kepentingan tertentu.

“Saya yakin rakyat sudah cerdas, tidak mau dibodoh-bodohin. Kasus pelanggaran HAM sudah ditangani dengan baik dan diusut secara tuntas, transparan dan masyarakat bisa melakukan kritikan secara langsung,” jelasnya.

Menurut Haidal, aksi unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara. Ia menilai Polri saat ini tetap menunjukkan pendekatan humanis dengan menjalankan SOP demi menjaga keamanan dan ketertiban aksi.

“Justru ini membuktikan bahwa Polri berupaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan maksimal, aksi akan berubah menjadi anarkis manakala terdapat kelompok penyusup khususnya kelompok anarko yang berupaya provokasi terjadinya aksi anarkis,” ujarnya.

Aksi anarkis pada Agustus 2025 lalu di Kota Bandung diketahui terjadi akibat adanya kelompok penumpang gelap yang memicu provokasi.

Menutup pernyataannya, Haidal mengingatkan, “Kita harus mewaspadai adanya kelompok yang berupaya memprovokasi terjadinya aksi anarkis agar aksi yang kita lakukan berjalan dengan damai dan tuntutan dapat tersampaikan dengan santun dan bijak.”

Baca Juga:  PT Malahayati Nusantara Raya Paparkan Langkah Strategis, Fokus pada Konsultasi, Literasi Keuangan, dan Pemberdayaan UMKM

Pos Terbaru

  • Harris Hotel & Convention Serpong Tampil Perdana di IBEM 2026, Siap Jadi Destinasi Utama MICE di Tangerang
  • DISKOVERA DMC Promosikan Bali, Labuan Bajo, dan Sumba di IBEM 2026, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi MICE Dunia
  • Wellous Indonesia Sabet APEA 2026 Fast Enterprise Award, Henry Yotania Tegaskan Kesuksesan Berkat Kolaborasi Seluruh Tim
  • APKIDA Perkuat Hilirisasi Industri Kimia Indonesia di Chemical Indonesia 2026, Halim Chandra: Saatnya Tingkatkan Produk Bernilai Tambah
  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme