Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan: SDM Kuat adalah Kunci Kedaulatan Pangan dan Energi

Posted on 8 Agustus 2025

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. Amirsyah Tambunan, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. Pandangan ini ia sampaikan dalam Sidang Tahunan Ekonomi Umat 2025 yang diselenggarakan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI di Jakarta, 8–10 Agustus 2025.

Menurut Dr. Amirsyah, kedaulatan pangan dan energi tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan ketersediaan sumber daya alam semata. “Bangsa ini membutuhkan SDM yang unggul, berintegritas, dan kompeten — baik dalam soft skills maupun hard skills — untuk mengelola potensi yang kita miliki,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan SDM harus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi umat, mengingat tantangan global saat ini, terutama krisis pangan dan energi, menuntut adanya inovasi, efisiensi, dan kolaborasi lintas sektor. “Kita memiliki potensi alam yang luar biasa, dari laut yang luas hingga tanah yang subur. Namun, semua itu tidak akan optimal tanpa SDM yang mampu mengolah, memanfaatkan, dan mengelola secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dr. Amirsyah juga menegaskan bahwa umat yang kuat secara ekonomi akan memberikan kontribusi besar bagi kemandirian nasional. “Umat yang ekonominya tangguh mampu menyelesaikan lebih dari separuh persoalan bangsa. Karena itu, penguatan ekonomi umat bukan hanya kepentingan kelompok tertentu, tetapi agenda strategis bangsa,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, ia menyoroti bahwa Sidang Tahunan Ekonomi Umat bukan hanya sekadar ajang evaluasi tahunan, tetapi juga merupakan gerakan kolektif untuk memperkuat pondasi ekonomi umat. “Kita tidak ingin sidang ini hanya menghasilkan dokumen rekomendasi, tetapi harus melahirkan langkah nyata di lapangan yang bisa diukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Direktur Oona Insurance (ABDA) Ajukan Pengunduran Diri, Persetujuan Akan Dibawa ke RUPSLB

Amirsyah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan — pemerintah, dunia usaha, akademisi, ormas Islam, dan masyarakat luas — untuk bersinergi membangun ekosistem ekonomi yang adil dan inklusif. “Dengan kerja sama yang solid, insya Allah kita mampu mewujudkan kedaulatan pangan dan energi yang membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Pos Terbaru

  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Digelar di NICE PIK 2, Hadirkan Teknologi Audio Visual, Lighting, dan Musik Terdepan dari 12 Negara
  • Pro AVL Indonesia 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Krista Exhibitions Targetkan 2.000 Pengunjung per Hari
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme