KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA — Henry Husada, Wakil Ketua Umum (WKU) sekaligus Koordinator Wilayah (Korwil) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI ke-8 yang digelar di Redtop Hotel Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Kehadiran Henry Husada dalam Munas VIII PSMTI menjadi bagian dari momentum penting organisasi dalam menentukan kepemimpinan dan arah PSMTI untuk periode 2026-2030.
Selain menghadiri agenda nasional tersebut, Henry Husada juga dipercaya menjadi salah satu dari sembilan anggota tim formatur yang terlibat dalam proses pemilihan dan penyusunan kepengurusan PSMTI periode 2026-2030.
Dalam proses pemilihan Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta terpilih untuk kembali memimpin PSMTI untuk periode 2026-2030. Proses tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Munas VIII PSMTI yang mempertemukan jajaran pengurus dan perwakilan PSMTI dari berbagai daerah di Indonesia.
Posisi Henry Husada sebagai salah satu anggota tim formatur menempatkannya dalam bagian penting dari proses konsolidasi organisasi setelah terpilihnya Ketua Umum PSMTI periode 2026-2030.
Tim formatur selanjutnya memiliki peran dalam membantu proses penyusunan kepengurusan PSMTI untuk periode mendatang, sehingga struktur organisasi dapat berjalan sesuai dengan mandat Munas serta arah kepemimpinan yang telah ditetapkan.
Sebagai Wakil Ketua Umum dan Koordinator Wilayah PSMTI yang mencakup Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, Henry Husada juga merupakan bagian dari jajaran pimpinan yang memiliki peran dalam memperkuat koordinasi organisasi di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.
Munas PSMTI ke-8 menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi. Dengan terpilihnya Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum PSMTI 2026-2030, perhatian selanjutnya diarahkan pada pembentukan kepengurusan dan penguatan program organisasi di tingkat pusat maupun daerah.
Keterlibatan Henry Husada dalam sembilan anggota tim formatur menunjukkan perannya dalam proses penting PSMTI menuju periode kepengurusan 2026-2030. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi jajaran PSMTI untuk memperkuat sinergi organisasi dan menjaga kesinambungan program di berbagai daerah.
Munas VIII PSMTI di Jakarta menjadi penanda dimulainya periode baru kepemimpinan Wilianto Tanta, dengan dukungan jajaran pengurus dan tim formatur dalam mempersiapkan struktur organisasi PSMTI untuk empat tahun ke depan.
