KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum DPN GETAR 08, Dr. Jimmy Rol Torar, S.E., M.M., M.A.P., menilai terpilihnya Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) periode 2026–2030 merupakan momentum penting untuk membawa organisasi tersebut semakin maju dan berkontribusi bagi bangsa Indonesia.
Hal itu disampaikan Dr. Jimmy Rol Torar saat diwawancarai awak media di sela pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI VIII di Jakarta, Sabtu malam, 5 September 2026.
Jimmy yang juga dikenal sebagai akademisi dan dosen serta memiliki pengalaman sebagai komisaris di perusahaan BUMN tersebut mengatakan, proses pemilihan Ketua Umum PSMTI yang berlangsung dalam Munas VIII menunjukkan dinamika organisasi yang berjalan secara demokratis.
Ia menyebut dirinya terlibat langsung dalam proses tersebut, termasuk sebagai bagian dari tim pakar PSMTI Nasional yang mengikuti dan mengawasi jalannya pemilihan.
“Dari proses yang berlangsung sejak kemarin sampai terpilihnya Pak Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum PSMTI, saya melihat ini sebagai sebuah kemajuan,” ujar Jimmy.
Menurut Jimmy, Wilianto Tanta merupakan figur yang memiliki sejumlah karakter penting untuk memimpin organisasi besar seperti PSMTI. Ia menilai Wilianto merupakan sosok pekerja keras, rendah hati, memiliki integritas serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
“Saya menginginkan pemimpin-pemimpin yang mempunyai integritas luar biasa seperti Pak Wilianto Tanta. Beliau pekerja keras, rendah hati dan merah putih orangnya,” katanya.
Jimmy mengaku telah mengenal Wilianto Tanta secara cukup dekat. Hubungan tersebut, menurutnya, membuat dirinya dapat melihat secara langsung karakter dan kredibilitas Wilianto dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi.
“Saya juga bertetangga dengan beliau, baik ketika di Makassar maupun di Jakarta. Karena itu, saya cukup mengenal beliau dan melihat langsung kredibilitasnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, kehadirannya dalam Munas PSMTI VIII bukan sekadar menghadiri agenda organisasi, tetapi juga untuk terlibat langsung dalam proses pemilihan dan memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik.
Jimmy menyebut keputusan memilih Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum PSMTI periode 2026–2030 mendapatkan dukungan kuat dari para peserta Munas.
“Pemilihannya berlangsung secara aklamasi dan demokratis oleh seluruh BPD. Hasilnya tentu sangat menggembirakan,” ungkapnya.
Sebagai akademisi, Jimmy juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Munas PSMTI VIII yang menurutnya menunjukkan besarnya perhatian terhadap keberadaan dan peran PSMTI dalam kehidupan kebangsaan.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting karena turut dihadiri sejumlah pejabat negara serta perwakilan pemerintah, termasuk utusan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Dari kemarin sampai hari ini luar biasa. Acara ini dihadiri para pejabat negara, termasuk utusan Presiden Prabowo Subianto,” kata Jimmy.
Jimmy berharap kepemimpinan Wilianto Tanta untuk periode kedua dapat menjadi momentum akselerasi bagi PSMTI. Ia meyakini pengalaman dan karakter kepemimpinan Wilianto akan menjadi modal penting untuk membawa organisasi semakin berperan dalam pembangunan nasional.
“Untuk periode kedua Pak Wilianto, saya yakin akan ada lompatan kemajuan bagi PSMTI,” tegasnya.
Ia pun menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan sesuai kapasitas dan keahliannya, termasuk melalui kontribusi pemikiran sebagai akademisi dan bagian dari tim pakar PSMTI Nasional.
“Saya akan backup dan memberikan dukungan. Karena semuanya untuk kepentingan bangsa,” pungkas Jimmy.
Terpilihnya Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum PSMTI periode 2026–2030 diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi internal organisasi, tetapi juga semakin memperbesar kontribusi PSMTI dalam menjaga persatuan, memperkuat kebangsaan, serta ikut mendorong kemajuan Indonesia.

