Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

AHY Dorong Kolaborasi Teknologi dan Industri untuk Perkuat Ketahanan Air dan Smart City Indonesia

Posted on 12 Agustus 2026

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan air sekaligus mempercepat pembangunan kota cerdas atau smart city di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan keterangan kepada awak media seusai Opening Ceremony Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX) 2026 yang digelar bersamaan dengan Indo Water 2026 Expo & Forum, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, dan Indo Firex di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Rangkaian pameran yang diselenggarakan PT Napindo Media Ashatama tersebut menjadi ajang pertemuan antara pemerintah, pemerintah daerah, pelaku industri, perusahaan teknologi, akademisi, asosiasi, serta mitra internasional untuk membahas dan memperkenalkan solusi bagi kebutuhan pembangunan infrastruktur yang cerdas, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, AHY menempatkan isu ketahanan air sebagai salah satu aspek penting dalam agenda pembangunan nasional. Menurutnya, ketersediaan dan pengelolaan air memiliki hubungan erat dengan berbagai sektor strategis, mulai dari ketahanan pangan dan energi hingga kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan.

AHY juga menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk menjawab tantangan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan industri dinilai menjadi kunci untuk menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara langsung.

“Pemerintah tidak mungkin sendirian, perlu adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, bersama dengan kalangan akademisi, dan industri bisnis,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono.

Menurut AHY, berbagai teknologi yang dipamerkan dalam Indo Water dan sejumlah pameran pendukung dapat menjadi referensi untuk menjawab persoalan pembangunan yang dihadapi Indonesia.

Baca Juga:  IndoBeauty Expo 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Hadirkan 65 Peserta dari 8 Negara untuk Perkuat Industri Kecantikan Indonesia

Ia juga membuka peluang pengembangan kerja sama melalui joint research dan joint production sehingga inovasi yang berkembang tidak hanya berhenti pada tahap pengenalan teknologi, tetapi dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian teknologi nasional.

“Ketika kita punya masalah atau tantangan, kita bisa mencari solusi dengan sejumlah teknologi yang sudah tersedia di sini. Kita bisa melakukan joint research, joint production, dan pada akhirnya kita ingin menunjukkan kemandirian teknologi dalam negeri,” jelasnya.

Keterkaitan antara ketahanan air dan smart city juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan IISMEX 2026. Konsep kota cerdas dinilai tidak sebatas penerapan teknologi digital dalam pelayanan publik, tetapi mencakup pengelolaan berbagai sumber daya secara terintegrasi.

Pengelolaan air, energi, lingkungan, limbah, keamanan, mobilitas, hingga infrastruktur digital membutuhkan dukungan teknologi serta koordinasi antarsektor agar pembangunan kota dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Tahun ini, rangkaian pameran tersebut menempati area sekitar 20.000 meter persegi dan diikuti lebih dari 700 peserta pameran dari 23 negara. Skala penyelenggaraan tersebut menunjukkan besarnya perhatian industri nasional maupun internasional terhadap perkembangan sektor infrastruktur, teknologi, energi, lingkungan, keamanan, dan smart city di Indonesia.

Ketua Umum DPP APTIKNAS sekaligus Ketua Umum DPP APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. atau yang akrab disapa Hoky, turut hadir dalam Opening Ceremony. Ia memberikan apresiasi terhadap konsistensi PT Napindo Media Ashatama dalam menghadirkan forum yang mempertemukan pemerintah dengan pelaku industri dan ekosistem teknologi.

APTIKNAS sendiri telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Indonesia International Smart City Expo & Forum sejak awal penyelenggaraannya pada 2017. Menurut Hoky, perkembangan IISMEX menunjukkan semakin pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, asosiasi, dan pelaku teknologi dalam membangun ekosistem smart city di Indonesia.

Baca Juga:  Griffin Filtration Hadir Perdana di Mining Expo 2025, Tawarkan Solusi Pemurnian Bahan Bakar untuk Maksimalkan Performa Engine

“Kami memberikan apresiasi kepada Napindo yang secara konsisten menghadirkan IISMEX dan berbagai platform teknologi strategis. Bagi APTIKNAS, kegiatan seperti ini bukan sekadar pameran, tetapi menjadi ruang bertemunya pemerintah, industri, akademisi, asosiasi, dan pelaku teknologi untuk mencari solusi nyata bagi berbagai tantangan pembangunan,” kata Hoky.

Ia menilai perhatian AHY terhadap persoalan ketahanan air sejalan dengan arah pengembangan smart city. Menurutnya, kota cerdas harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mengelola sumber daya secara lebih efektif, efisien, aman, dan berkelanjutan.

“Smart city pada akhirnya bukan hanya tentang teknologi digital. Bagaimana kita mengelola air, energi, lingkungan, keamanan, mobilitas, dan pelayanan publik secara terintegrasi juga merupakan bagian dari smart city. Karena itu, kolaborasi lintas sektor seperti yang dihadirkan dalam kegiatan ini menjadi sangat penting,” ujarnya.

Hoky menambahkan, keterlibatan industri teknologi nasional perlu terus diperluas agar berbagai inovasi yang ditampilkan dalam pameran dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama bisnis, investasi, riset, transfer teknologi, hingga implementasi di berbagai daerah.

Sementara itu, PT Napindo Media Ashatama menempatkan penyelenggaraan Indo Water ke-25 sebagai salah satu momentum penting untuk memperkuat jejaring dan kerja sama antarpemangku kepentingan.

Penyelenggara menggabungkan Indo Water dengan Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, dan IISMEX dalam sebuah rangkaian pameran terpadu. Konsep tersebut diharapkan mampu mempertemukan berbagai solusi teknologi dengan kebutuhan nyata pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Memperingati 25 tahun penyelenggaraan Indo Water, Napindo juga menggelar Silver Reception sebagai bentuk apresiasi kepada peserta pameran, kementerian dan lembaga, asosiasi, agen internasional, serta mitra strategis yang selama ini mendukung perkembangan ajang tersebut.

Napindo turut memperkenalkan identitas baru Indo Firex, Rescue & Disaster Expo & Forum yang akan diterapkan mulai penyelenggaraan 2027. Dengan identitas baru tersebut, cakupan pameran akan diperluas mencakup proteksi kebakaran, pencarian dan pertolongan, penanggulangan bencana, keselamatan, serta kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca Juga:  PT Thermo Tech Solutions Hadir di RHVAC Indonesia 2025: Dorong Efisiensi Energi dan mendukung standar Green Building di Sektor Pendingin dan HVAC

Penguatan kerja sama internasional juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Napindo dan Global MICE Experts Group (GMEG) dari Korea Selatan. Kerja sama tersebut mencakup pemasaran internasional, rekrutmen peserta pameran, pengembangan jejaring bisnis, penyelenggaraan konferensi, business matchmaking, serta promosi internasional.

Selain pameran, rangkaian agenda IISMEX dan pameran terkait juga menghadirkan seminar, forum diskusi, pelatihan, technical product presentation, spotlight zone, coaching clinic, serta live demonstration. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan kementerian, lembaga, asosiasi, akademisi, pelaku industri, dan mitra strategis.

Melalui penyatuan berbagai sektor strategis dalam satu rangkaian kegiatan, IISMEX 2026 dan Indo Water 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang menampilkan produk dan teknologi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan dengan inovasi, investasi, dan peluang kerja sama.

Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi, dan industri teknologi menjadi semakin penting untuk memastikan transformasi menuju kota cerdas berjalan seiring dengan penguatan ketahanan air, energi, lingkungan, keamanan, dan infrastruktur nasional.

Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX) 2026 bersama Indo Water 2026 Expo & Forum, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, dan Indo Firex berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

 

Pos Terbaru

  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
  • Kasus Kekerasan Seksual Anak di Jaktim, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme